Bagaimana Artemis II akan Kembali ke Bumi? Ini Penjelasan NASA
- 04 Apr 2026 11:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Misi Artemis II akan membawa empat astronaut mengelilingi Bulan menggunakan pesawat Orion melalui lintasan free-return trajectory yang memungkinkan pesawat kembali ke Bumi dengan bantuan gravitasi Bulan.
- Setelah perjalanan sekitar 10 hari, kapsul Orion akan memasuki kembali atmosfer Bumi dan mendarat di Samudra Pasifik.
RRI.CO.ID, Jakarta – NASA menjelaskan bagaimana misi Artemis II dirancang untuk kembali ke Bumi setelah melakukan perjalanan mengelilingi Bulan. Misi ini akan membawa empat astronaut mengelilingi orbit Bulan sekitar 10 hari.
Setelah diluncurkan, pesawat Orion melakukan manuver translunar injection untuk keluar dari orbit Bumi dan menuju Bulan. Dalam perjalanan tersebut, para astronaut akan melakukan berbagai pengujian sistem pesawat.
Di antaranya termasuk navigasi, komunikasi, serta sistem pendukung kehidupan yang penting untuk misi luar angkasa jarak jauh. Saat mendekati Bulan, Orion tidak akan memasuki orbit lunar.
| Baca juga: Roket Artemis II NASA Sukses Lepas Landas |
Sebaliknya, pesawat akan melintas di sekitar Bulan melalui lintasan “free-return trajectory”. Jalur ini memanfaatkan gaya gravitasi Bulan untuk membelokkan arah pesawat.
Sehingga, Orion dapat kembali menuju Bumi tanpa membutuhkan banyak pembakaran mesin tambahan. Strategi tersebut juga menjadi langkah keselamatan penting.
Jika terjadi masalah selama misi, lintasan ini secara alami akan membawa pesawat kembali ke arah Bumi. Setelah menyelesaikan perjalanan, Orion akan melanjutkan perjalanan pulang sebelum akhirnya memasuki kembali atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi.
Pada tahap akhir misi, kapsul Orion akan terpisah dari beberapa modulnya dan melakukan pendaratan di Samudra Pasifik. Tim pemulihan kemudian akan mengevakuasi para astronaut serta mengamankan pesawat setelah splashdown.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....