IPB Kembangkan Kangkang Katup sebagai Obat Herbal Antidiabetes

  • 28 Mar 2026 14:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. Peneliti IPB University menemukan potensi tanaman kangkang katup (Phanera semibifida) sebagai antidiabetes dan antioksidan.
  • 2.Kangkang Katup terbukti dapat menurunkan gula darah
  • 3. Inovasi ini memanfaatkan ekstrak batang kangkang katup yang mengandung senyawa polifenol
  • 4. Kangkang Katup banyak ditemukan di Kepulauan Lingga, Riau sebagai bahan utama minuman herbal
  • 5. Penderita diabetes di Indonesia 20,4 juta orang.

RRI.CO.ID, Jakarta - Peneliti IPB University menemukan potensi tanaman kangkang katup (Phanera semibifida) sebagai antidiabetes dan antioksidan. Tim peneliti yang terlibat dalam inovasi ini antara lain Meyla Suhendra, Berry Juliandi, Prof Huda Darusman, Siti Sa’diah, dan Prof Fitmawati.

Kangkang katup merupakan tanaman yang belum dibudidayakan secara luas namun masyarakat Kepulauan Lingga telah lama memanfaatkannya sebagai bahan utama minuman herbal pahit. Masyarakat Kepulauan Lingga meyakini minuman kangkang katup berkhasiat menjaga kesehatan, termasuk memberikan efek awet muda dan umur panjang.

Berry Juliandi menjelaskan, inovasi ini memanfaatkan ekstrak batang kangkang katup yang mengandung senyawa polifenol. Senyawa tersebut berfungsi menghambat enzim α-glukosidase, sehingga mampu menekan kadar glukosa darah (antihiperglikemik).

Senyawa polifenol juga berperan sebagai antioksidan, khususnya bagi penderita prediabetes dan diabetes tipe dua. Berry mengatakan batang kangkang katup terbukti efektif menurunkan kadar glukosa darah.

“Berdasarkan analisis in vitro dan in vivo, ekstrak batang kangkang katup terbukti efektif menurunkan kadar glukosa darah. Aman pada uji toksisitas akut,” kata Berry, seperti dikutip dari situs IPB University, Sabtu, 28 Maret 2026.

Berry menjelaskan inovasi ini berpotensi dikembangkan menjadi obat herbal terstandar berbasis sumber daya alam lokal untuk terapi antihiperglikemia. Selain itu, ekstraknya juga berpeluang dimanfaatkan sebagai antioksidan alami guna mencegah stres oksidatif pada penderita diabetes.

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit degeneratif dengan jumlah penderita yang terus meningkat secara global. Pada 2024, tercatat sekitar 589 juta orang di dunia mengidap diabetes.

Indonesia termasuk dalam lima negara dengan jumlah penderita tertinggi, yakni mencapai 20,4 juta orang. Selama ini, terapi diabetes umumnya menggunakan obat-obatan kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping seiring peningkatan penggunaannya.

"Kondisi tersebut mendorong pengembangan alternatif pengobatan berbasis herbal yang efektif dan minim efek samping. Seperti yang ditawarkan melalui inovasi kangkang katup ini," ujarnya.

Riset tersebut masuk dalam 117 Inovasi Indonesia yang dirilis Business Innovation Center (BIC) tahun 2025. "Bisa dimanfaatkan sebagai antioksidan alami guna mencegah stres oksidatif pada penderita diabetes," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....