Teleskop XRISM NASA-JAXA Mendeteksi Angin Panas dari Galaksi M82
- 26 Mar 2026 14:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gas panas tersebut diduga menjadi pendorong utama angin galaksi besar yang membawa gas dan debu hingga puluhan ribu tahun cahaya dari pusat galaksi.
- Astronom untuk pertama kalinya mengukur langsung kecepatan gas superpanas di galaksi M82.
RRI.CO.ID, Washington – Para astronom berhasil mengukur kecepatan gas superpanas yang mengalir dari pusat galaksi Messier 82 (M82) untuk pertama kalinya. M82 merupakan sebuah galaksi terdekat yang tengah mengalami lonjakan pembentukan bintang.
Gas tersebut tercatat bergerak dengan kecepatan lebih dari 2 juta mil per jam. Angka ini setara dengan sekitar 3 juta kilometer per jam.
Aliran ini diduga yang mendorong angin galaksi berskala besar yang membawa gas dan debu keluar dari pusat galaksi. Pengukuran dilakukan menggunakan data dari instrumen Resolve pada satelit XRISM (X-ray Imaging and Spectroscopy Mission).
Sementara itu, misi ini dipimpin oleh Badan Antariksa Jepang (JAXA) bersama NASA. Keduanya didukung oleh Badan Antariksa Eropa (ESA).
“Hasil pengamatan menunjukkan gas bergerak bahkan lebih cepat dari beberapa prediksi model, cukup kuat untuk mendorong angin galaksi hingga ke tepi galaksi,” ujar Erin Boettcher, astrofisikawan dari University of Maryland dan NASA Goddard Space Flight Center.
Namun sebelum XRISM, para ilmuwan belum memiliki kemampuan untuk mengukur kecepatan gas secara langsung guna menguji teori tersebut. Boettcher menambahkan, gelombang kejut dari pembentukan bintang dan ledakan supernova di pusat galaksi memanaskan gas dan memicu angin galaksi.
Temuan ini kemudian dipublikasikan dalam jurnal Nature pada 25 Maret 2026. M82, dikenal sebagai Galaksi Cerutu, terletak sekitar 12 juta tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Ursa Major.
Galaksi ini dikategorikan sebagai galaksi starburst karena menghasilkan bintang sekitar 10 kali lebih cepat dibandingkan Bima Sakti. Selama ini M82 dikenal memiliki angin galaksi besar yang dapat membawa gas dan debu hingga 40 ribu tahun cahaya dari pusat galaksi.
Menggunakan Resolve, para peneliti dapat mengukur kecepatan angin panas dengan sinar-X dari unsur besi superpanas di pusat galaksi. Suhu gas tersebut diperkirakan mencapai sekitar 25 juta derajat Celsius.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....