Fosil Kosmik Ditemukan, Bintang Purba Ini Ungkap Rahasia Awal dari Alam Semesta

  • 19 Mar 2026 20:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Astronom menemukan bintang sangat langka dari awal alam semesta dengan kandungan logam ekstrem rendah.
  • Bintang bernama PicII-503 ini diduga generasi kedua, terbentuk dari sisa ledakan bintang pertama (supernova awal).
  • Temuan ini membantu memahami asal-usul galaksi, termasuk bagaimana Bima Sakti terbentuk dari galaksi kecil kuno.

RRI.CO.ID, Stanford - Para astronom menemukan salah satu bintang paling langka yang pernah terdeteksi. Mereka menggambarkannya sebagai sebuah fosil kosmik dari masa sangat awal alam semesta.

Bintang ini dinamai PicII-503, berada di galaksi kecil kuno bernama Pictor II. Mengutip space.com, galaksi ini berusia lebih dari 10 miliar tahun.

Hal yang membuatnya luar biasa adalah komposisinya yang sangat primitif. Para ilmuwan menyebut, kandungan zat besi di dalamnya tercatat kurang dari 1/40 ribu dibandingkan Matahari, menjadikannya salah satu bintang dengan kadar logam terendah yang pernah ditemukan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa bintang ini kemungkinan merupakan generasi kedua, terbentuk dari sisa-sisa bintang pertama di alam semesta. PicII-503 disebut sebagai “arsip kimia” yang masih menyimpan jejak ledakan supernova pertama yang pernah terjadi.

PicII-503 juga memiliki kandungan karbon yang sangat tinggi, lebih dari 1.500 kali rasio karbon terhadap besi dibandingkan Matahari. Temuan ini membantu menjelaskan asal-usul bintang-bintang miskin logam yang sebelumnya ditemukan di halo Bima Sakti.

Penemuan ini dianggap penting karena memberikan bukti bahwa bintang-bintang tersebut kemungkinan berasal dari galaksi seperti Pictor II. Kemudian, mereka bergabung dengan galaksi yang lebih besar, termasuk Bima Sakti.

Para peneliti menilai, karakteristik bintang ini mendukung teori bahwa bintang pertama meledak melalui supernova berenergi rendah. Jika ledakannya terlalu kuat, unsur-unsur beratnya akan terlempar keluar dari galaksi dan tidak akan membentuk bintang generasi berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....