NASA Ungkap Biofilm Dapat Bantu Kehidupan Manusia di Luar Angkasa
- 14 Mar 2026 08:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Washington – NASA, melalui laman resminya, merilis temuan mengenai komunitas mikroorganisme, biofilm, beradaptasi di luar angkasa. Menariknya, penelitian ini melibatkan peran aktif dari para sukarelawan atau ilmuwan warga (citizen scientists).
Biofilm merupakan kumpulan mikroorganisme yang saling menempel satu sama lain sekaligus melekat pada suatu permukaan. Di Bumi, biofilm berperan penting dalam berbagai proses kehidupan, termasuk mendukung kesehatan manusia dan pertumbuhan tanaman.
Selama ini, biofilm di luar angkasa sering kali dianggap sebagai risiko kesehatan. Hal ini karena potensinya menyebabkan infeksi pada kru atau kerusakan pada peralatan pesawat.
Namun, hasil penelitian ini memberikan perspektif baru. Temuan tersebut menunjukkan, manusia dapat memanfaatkan mikroorganisme ini untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, biofilm dinilai mengoptimalkan sistem pendukung kehidupan berbasis tanaman di stasiun luar angkasa. Hasil tersebut dilakukan dengan memahami bagaimana arsitektur biofilm berubah di lingkungan ruang angkasa.
Tim peneliti juga menganalisis bagaimana tekanan selama penerbangan antariksa dapat mengubah struktur biofilm dan interaksinya dengan organisme inang. Temuan ini membuka peluang pemanfaatan biofilm untuk mendukung kehidupan manusia dan sistem pertanian di lingkungan ruang angkasa.
Diketahui, per Maret 2026, NASA memiliki 12 Analysis Working Groups (AWG) yang meneliti berbagai bidang. Antara lain, kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, penelitian manusia, mikroba, tanaman, hingga radiasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....