Terbang 70 Ribu Kaki, Pesawat ER-2 NASA Rekam Cahaya Bulan untuk Akurasi Satelit
- 04 Mar 2026 15:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, California - NASA merampungkan serangkaian penerbangan sensorik tingkat tinggi yang menggunakan Bulan sebagai instrumen kalibrasi alami. Proyek ini bernama air-LUSI (airborne Lunar Spectral Irradiance) menggunakan pesawat riset ER-2 milik NASA.
Mengutip laman resminya, pesawat ini terbang hingga ke lapisan stratosfer untuk menangkap cahaya Bulan. Langkah ini diambil untuk memecahkan bagaimana memastikan sensor satelit di luar angkasa tetap akurat seiring berjalannya waktu.
Permukaan Bulan relatif tetap selama jutaan tahun, tidak seperti Bumi yang permukaannya terus berubah karena cuaca atau vegetasi. Hal ini, menurut NASA, menjadikannya ‘lampu standar’ untuk mengalibrasi instrumen optik pada satelit pemantau iklim dan cuaca.
Namun, mengamati Bulan dari permukaan Bumi terhambat oleh atmosfer yang kotor dan tebal. Oleh karena itu, NASA menggunakan ER-2 yang mampu terbang di ketinggian 70 ribu kaki.
Ketinggian ini setara dengan di atas 95 persen atmosfer Bumi. Kondisi tersebut memungkinkan untuk mendapatkan pandangan Bulan yang jernih dan tidak terdistorsi.
Instrumen air-LUSI ini dipasang pada pod sayap pesawat. Selama penerbangan malam hari, alat ini secara otomatis melacak posisi Bulan dan mengukur intensitas cahayanya (irradiance).
Data ini menjadi standar bagi satelit-satelit seperti JPSS (Joint Polar Satellite System) dan Libera. Di antaranya untuk memastikan data suhu laut, tutupan awan, dan kesehatan hutan yang mereka kirimkan benar-benar akurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....