NASA Rombak Program Artemis, Targetkan Misi Bulan Setiap Tahun Mulai 2027

  • 04 Mar 2026 12:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Florida - NASA resmi mengumumkan perombakan arsitektur program Artemis melalui laman resminya. Pengumuman ini mencakup penambahan misi baru tahun 2027, standarisasi teknologi roket, dan komitmen misi ke Bulan setiap tahunnya.

Prioritas utama NASA saat ini adalah misi Artemis II. Misi uji coba berawak ini membawa astronot Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch (NASA), dan Jeremy Hansen (CSA).

Roket Artemis II sebelumnya sempat ditarik kembali ke VAB akibat masalah aliran helium. Kini, tim insinyur kini tengah bekerja keras melakukan perbaikan serta penggantian baterai.

Para tim menargetkan jendela peluncuran berikutnya akan dibuka pada bulan April 2026. Misi Artemis II diketahui akan mengelilingi orbit bulan sebelum kembali ke orbit bumi.

NASA juga memperkenalkan perubahan signifikan dalam urutan misi. Hal ini untuk meminimalkan risiko dan meningkatkan efisiensi biaya.

Berbeda dari rencana awal, Artemis III kini diposisikan sebagai misi demonstrasi di orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit). Misi tahun 2027 ini bertujuan menguji kemampuan rendezvous dan docking kapsul Orion dengan kendaraan pendarat SpaceX atau Blue Origin.

Sementara itu, Artemis IV (awal 2028) akan akan menjadi momen bersejarah pendaratan pertama manusia di kutub selatan Bulan. NASA juga akan mulai menggunakan konfigurasi roket SLS (Space Launch System) yang telah distandarisasi untuk meningkatkan frekuensi peluncuran.

Kemudian, Artemis V (Akhir 2028) diproyeksikan menjadi awal pembangunan pangkalan tetap di Bulan (Moon Base). Misi ini memiliki target rutin satu misi setiap tahun setelahnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....