Kemdiktisaintek Percepat Standardisasi Dukung Hilirisasi Riset
- 26 Feb 2026 16:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mempercepat hilirisasi riset perguruan tinggi. Langkah ini ditempuh melalui percepatan standardisasi nasional.
Komitmen diperkuat saat Mendiktisaintek Brian Yuliarto menerima jajaran Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Kantor Kemdiktisaintek, Kamis, 26 Februari 2026. Brian menekankan standardisasi sebagai instrumen penting implementasi riset.
Ia ingin hasil riset dimanfaatkan luas oleh masyarakat serta memberi dampak nyata. “Standardisasi harus mampu mendukung produk riset kita,” ujar Brian.
Ia juga mendorong program kolaboratif antara Kemdiktisaintek dan BSN. Program itu memfasilitasi inovator menyusun Standar Nasional Indonesia.
Banyak inovasi kampus memiliki potensi besar untuk industri. Namun komersialisasi terhambat karena belum tersedia standar.
“Kita bisa buat program bersama untuk para inovator. Bahkan, dosen dapat dilibatkan dalam penyusunan standar bersama BSN," ujarnya.
Ia menyebut kebijakan ini sebagai Diktisaintek Berdampak. Riset diharapkan menjadi produk terstandar dan siap pasar.
Isu pengelolaan sampah menjadi pembahasan utama pertemuan. Standardisasi dinilai penting bagi teknologi insinerator.
Brian juga menyoroti pengujian parameter lingkungan seperti dioksin. Pengujian diperlukan untuk memastikan keamanan teknologi.
Ia mendorong optimalisasi laboratorium dalam negeri. Pemanfaatan teknologi GC-MS beresolusi tinggi perlu ditingkatkan.
Plt. Kepala BSN Yustinus Kristianto Widiwardono mengatakan, kesiapan pihaknya untuk memperkuat kolaborasi dengan Kemdiktisaintek. Termasuk, dalam mendukung penyusunan standar untuk teknologi pengelolaan sampah dan inovasi strategis lainnya.
BSN juga menekankan pentingnya peningkatan peran akademisi sebagai konseptor standar nasional maupun internasional. Sehingga, keunggulan riset Indonesia dapat berkontribusi dalam pembentukan standar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....