Masalah Aliran Helium Paksa Roket Artemis II Kembali ke Gedung Perakitan
- 23 Feb 2026 14:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Florida - Jika kondisi cuaca memungkinkan, NASA akan memindahkan roket untuk misi Artemis II kembali dari landasan peluncuran. Roket tersebut di antaranya Space Launch System (SLS) dan Wahana Orion, di Pusat Antariksa Kennedy, mulai Selasa, 24 Februari 2026.
Langkah ini diambil setelah tim insinyur menemukan masalah pada aliran helium di tahap atas roket. Mengutip NASA, manajer misi telah memutuskan untuk membongkar platform yang baru dipasang pada 21 Februari lalu.
Keputusan ini guna menghindari potensi kerusakan lebih lanjut. Diketahui, angin kencang diprediksi akan melanda kawasan Space Coast.
Proses penarikan kembali (rollback) ke Gedung Perakitan Kendaraan (VAB) dianggap mendesak. Sebab, penyebab pasti gangguan aliran helium harus diidentifikasi dan dilakukan perbaikan.
Saat ini, tim teknis sedang meninjau waktu yang paling tepat untuk memulai perjalanan sekitar enam kilometer tersebut. Proses rollback diperkirakan akan memakan waktu berjam-jam.
Meski harus ditarik kembali ke VAB, tim bekerja cepat agar roket tetap bisa meluncur pada jadwal bulan April. Keputusan jadwal peluncuran bergantung pada hasil pemeriksaan data, tingkat kerusakan, dan perkembangan perbaikan dalam beberapa minggu ke depan.
Terkait personel, anggota kru Artemis II telah dibebaskan dari masa karantina pada 21 Februari 2026 lalu. Saat ini, mereka tetap berada di Houston.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....