Kilas Balik 22 Februari, Kloning Domba 'Dolly' di Skotlandia
- 22 Feb 2026 16:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Para ilmuwan berhasil mengkloning hewan dewasa dengan mentransfer DNA-nya ke sel telur pada 22 Februari 1997 di Skotlandia. Hasilnya adalah seekor domba berbulu lebat dan berambut putih bernama Dolly.
Mengutip Museum Nasional Skotlandia, Minggu, 22 Februari 2026, Dolly merupakan salinan persis dari induk donornya. Diketahui, Domba ini lahir pada 5 Juli 1996, namun keberadaannya baru diungkap ke publik pada Februari tahun berikutnya.
Dolly bukan sekadar domba biasa karena ia diciptakan melalui proses transfer nuklir sel somatik dari kelenjar susu domba donor. Keberhasilan ini membuktikan bahwa sel yang sudah terdiferensiasi tetap memiliki kemampuan untuk menciptakan kembali seluruh organisme yang utuh.
Lahirnya Dolly segera memicu debat etika global yang sangat luas mengenai batas-batas rekayasa genetika pada makhluk hidup. Banyak pihak mulai mempertanyakan kemungkinan kloning pada manusia serta implikasi moral yang akan muncul di masa depan.
Selama masa hidupnya di Institut Roslin, Dolly hidup layaknya domba normal dan berhasil melahirkan beberapa anak secara alami. Hal ini menunjukkan bahwa hewan hasil kloning tetap memiliki fungsi reproduksi yang sehat dan tidak mandul.
Sayangnya, Dolly harus disuntik mati pada usia enam tahun setelah didiagnosis menderita penyakit paru-paru progresif dan radang sendi. Kematiannya memicu diskusi baru mengenai apakah hewan kloning mengalami proses penuaan dini lebih cepat dibandingkan hewan normal.
Setelah kematiannya, tubuh Dolly diawetkan dan kini dipamerkan secara permanen di Museum Nasional Skotlandia di Edinburgh. Kehadirannya di museum tersebut terus menarik jutaan pengunjung yang ingin melihat langsung ikon sejarah bioteknologi dunia.
Warisan Dolly tetap hidup hingga saat ini melalui berbagai kemajuan dalam penelitian sel punca dan pengobatan regeneratif modern. Ia akan selalu dikenang sebagai salah satu pencapaian ilmiah paling penting dan kontroversial dalam sejarah abad ke-20.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....