Teleskop James Webb Berhasil Petakan Aurora 3D di Uranus, Pertama dalam Sejarah
- 22 Feb 2026 14:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, London - Para ilmuwan berhasil memetakan struktur vertikal atau tiga dimensi (3D) dari aurora di planet Uranus. Penemuan ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.
Mengutip Space.com, Minggu, 22 Februari 2026, pencapaian ini diraih berkat Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) milik NASA, ESA, dan CSA. Dalam studi terbaru Februari 2026, tim yang dipimpin oleh Paola Tiranti dari Northumbria University menggunakan instrumen NIRSpec milik Webb.
Mereka melakukan pengamatan selama hampir satu rotasi penuh (sekitar 15 jam). Hasilnya, mereka berhasil menangkap pijaran molekul yang sangat redup hingga ketinggian 5 ribu kilometer di atas puncak awan Uranus.
Uranus dikenal sebagai planet yang aneh bagi ilmuwan. Hal ini dikarenakan sumbu rotasinya yang miring hampir 90 derajat, yang juga berdampak pada medan magnetnya yang tidak selaras.
Pemetaan 3D ini menunjukkan bagaimana aurora di Uranus menyapu permukaan planet dengan cara yang sangat kompleks. Sehingga, berbeda jauh dengan aurora di Bumi atau Jupiter.
Data Webb mengungkap adanya dua pita aurora terang di dekat kutub magnet Uranus. Di antara kedua pita tersebut, ditemukan wilayah yang mengalami penurunan emisi dan kerapatan ion.
Selain pemetaan aurora, pengamatan ini mengonfirmasi tren jangka panjang yang mengejutkan Yakni, atmosfer atas Uranus terus mendingin sejak awal tahun 1990-an.
Tim mencatat suhu rata-rata atmosfer atas Uranus sekitar 153 derajat Celsius. Angka ini lebih rendah dari pengukuran yang dilakukan oleh teleskop berbasis darat atau wahana antariksa sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....