Satelit XRISM NASA Targetkan Lubang Hitam Galaksi Messier 87 untuk Diamati

  • 21 Feb 2026 14:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Para ilmuwan berhasil menyelami wilayah ‘mata badai’ di sekitar lubang hitam supermasif berkat misi teleskop sinar-X. Mengutip Space.com, pengamatan ini melalui satelit XRISM yang diluncurkan pada 2023, hasil kolaborasi NASA, JAXA, dan European Space Agency.

Salah satu target penelitian adalah lubang hitam di galaksi Messier 87 yang berada di gugus Virgo Cluster. Objek ini terkenal pada 2019 karena menjadi lubang hitam pertama yang berhasil dipotret manusia melalui Event Horizon Telescope.

XRISM memfokuskan pengamatan pada wilayah kecil di sekelilingnya dan menemukan turbulensi gas terkuat yang pernah terdeteksi di gugus galaksi. Bahkan, lebih ganas dibanding kondisi saat gugus galaksi saling bertabrakan.

Kecepatan gas tercatat paling tinggi di dekat lubang hitam dan menurun drastis semakin jauh. Selain itu, tim juga meneliti gugus Perseus Cluster, gugus galaksi paling terang dalam sinar-X jika dilihat dari Bumi.

Temuan ini membantu ilmuwan menjawab misteri mengapa inti gugus galaksi tidak dipenuhi bintang sebanyak perkiraan teori. Mereka menduga energi dari gas turbulen berubah menjadi panas, sehingga awan gas tidak cukup mendingin untuk runtuh dan membentuk bintang.

Peneliti Hannah McCall menekankan, turbulensi tampaknya merupakan komponen penting dalam pertukaran energi antara lubang hitam dan lingkungannya. Sementara itu, Irina Zhuravleva menyatakan, data XRISM selanjutnya berpotensi memperjelas hubungan antara lubang hitam dan galaksi tempatnya berada.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa memahami perilaku gas di sekitar lubang hitam bukan sekadar studi objek ekstrem. Melainkan kunci untuk menjelaskan bagaimana galaksi terbentuk, berevolusi, dan bahkan berhenti melahirkan bintang baru.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....