Kemkomdigi Catat Penggunaan Tanda Tangan Digital Meningkat

  • 13 Feb 2026 14:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), mencatatkan penggunaan teknologi tanda tangan digital (digital signing) meningkat secara signifikan. Hal itu disampaikan Direktur Pengawasan Sertifikasi Elektronik dan Transaksi Elektronik, Kemkomdigi, Teguh Arifiyadi.

Hal itu diungkapkannya dalam peluncuran inisiasi #CekDuluBaruPercaya yang digelar penyelenggara sertifikasi elektronik (PSrE), Privy, yang digelar di Jakarta Selatan. Diungkapkan Teguh, bahwa penggunaan teknologi tanda tangan digital saat ini, telah mencapai satu juta dokumen.

"Pertahun itu sebetulnya jumlah signing document yang pertama digital, jumlahnya 1 juta dokumen yang ditandang secara digital. Pertumbuhannya cukup masif," kata Teguh dalam pemaparannya, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.

Dijelaskannya dari data tersebut, sekitar 500 lebih dokumennya merupakan kerja sama di bidang komersial. Penggunaan tanda tangan digital ini kata Teguh, telah dilakukan oleh 75 juga pengguna.

Akan tetapi lebih lanjut diungkapkannya, mayoritas penggunaan tanda tangan digital tersebut, bukanlah dilakukan oleh para pekerja senior. Namun pemanfaatan teknologi tanda tangan digital ini dikatakan Teguh, mayoritasnya merupakan anak-anak muda.

"Mayoritas penggunanya sayangnya masih usia 21-30, millenial dan Gen-Z. Boomers (orang tua) masih lebih senang tanda tangan basah," ujarnya.

Hal ini menunjukan pemanfaatan teknologi digital, semakin masif dalam kegiatan sehari-hari masyarakat. Untuk itu ia mendorong agar pemanfaatan teknologi tanda tangan digital semakin digencarkan, dengan penguatan sistem keamanan yang mumpuni.

Seperti salah satunya yang dilakukan Privy, sebagai penyedia layanan digital trust, untuk perlindungan identitas dan tanda tangan digital. Hal ini diyakini Teguh, dapat memperkuat kepercayaan publik di ruang digital.

"Peran kolaborasi antara sektor publik dan swasta sebagai kunci untuk membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman. KOMDIGI mengapresiasi langkah strategis Privy sebagai PSrE yang berinduk ke Komdigi yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat keamanan dan kepercayaan di ruang digital," imbuh Teguh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....