Technosoft Luncurkan Aplikasi Disiplinku, Platform Digital Terpadu Berbasis AI

  • 10 Feb 2026 23:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Perusahaan pengembang sistem informasi, Technosoft Indo Prima, meluncurkan aplikasi 'Disiplinku'. Yaitu, sebuah platform digital terpadu yang dirancang untuk mengelola presensi karyawan, dokumen resmi, serta pengetahuan tim berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). 

Aplikasi ini dihadirkan sebagai solusi untuk mendorong budaya kerja yang disiplin, transparan, dan berbasis data di lingkungan organisasi dan dunia usaha Indonesia. Peluncuran aplikasi 'Disiplinku' digelar di Kantor Research & Development Technosoft Indo Prima, Jl. Ciliwung Raya No. 3, Sukahati, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 7 Februari 2026.

Dalam rangkaian acara tersebut, Technosoft Indo Prima mengadakan talkshow bertajuk "Disiplinku: Smart Platform to Manage Attendance, Official Documents, and AI-Powered Team Knowledge". Talkshow ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan pakar lintas bidang, di antaranya Pakar IT Irjen Pol (Purn) Dr Yehu Wangsajaya, M.Kom, CEO PT Technosoft Indo Prima Dr H Deden Rahmawan, ST, M.Kom, Pakar AI Prof Dr Muhammad Zarlis, M.Sc, Konsultan ISESS Bambang Rukminto, serta dimoderatori oleh Dina Ernawati Saksono.

CEO Technosoft Indo Prima, Deden Rahmawan menyampaikan, Disiplinku dikembangkan untuk menjawab tantangan pengelolaan sumber daya manusia di era digital.

"Disiplinku kami hadirkan sebagai solusi terintegrasi untuk membangun sistem kerja yang rapi, akurat, dan profesional. Kami percaya bahwa data yang valid dan sistem yang tertata merupakan fondasi utama dalam membentuk tim yang produktif dan berdaya saing," kata Deden kepada wartawan, Rabu, 10 Februari 2026.

Disiplinku dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan berbasis teknologi terkini. Di antaranya: face recognition dan liveness detection , device detection dan anti fake-GPS, geotagging presensi, pengajuan cuti, izin, lembur, dan reimbursement, kunjungan klien serta nota dinas digital, linimasa aktivitas kerja, hingga SOS Button sebagai pendukung Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).

Selain itu, melalui fitur Info Pintar berbasis AI, Disiplinku mampu membantu organisasi memantau kehadiran, menganalisis tren kedisiplinan. Sekaligus, mendukung pengambilan keputusan operasional secara cepat dan berbasis data.

Sementara, Pakar Teknologi Informasi, Dr. Yehu Wangsajaya menilai Disiplinku berpotensi menjadi jawaban atas persoalan etos kerja bangsa yang selama ini menjadi perhatian para akademisi.

"Kegundahan Prof Koentjaraningrat tentang etos kerja bangsa akan menemukan jawabannya jika sistem yang mendorong disiplin dan akuntabilitas diterapkan secara luas. Disiplinku, bila digunakan secara masif, dapat menjadi instrumen perubahan perilaku kerja dan berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045," ujar mantan Analis Kebijakan Utama bidang Jianbang Lemdiklat Polri ini.

Dukungan juga datang dari kalangan akademisi. Guru Besar Kecerdasan Artifisial, Prof Dr Muhammad Zarlis menilai Disiplinku layak diterapkan di seluruh level organisasi.

"Aplikasi ini tidak hanya mendukung kedisiplinan dan administrasi. Namun, juga membangun transparansi, akuntabilitas, serta keselarasan kerja dari level operasional hingga pimpinan," ucapnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPW Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) Nusantara Wilayah DKI Jakarta, Prof Ir Arief Wibowo, M.Kom. Ia menyebut Disiplinku sebagai solusi manajemen SDM dan bisnis yang lengkap dan andal.

Sementara itu, Konsultan dan Advisor Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, berharap Disiplinku dapat memberikan dampak positif yang lebih luas.

"Saya mengucapkan selamat atas peluncuran Disiplinku. Saya berharap aplikasi ini tidak hanya bermanfaat bagi korporasi, tetapi juga membawa kontribusi positif bagi bangsa dan negara," kata dia.

Melalui peluncuran aplikasi Disiplinku, Technosoft Indo Prima menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi teknologi yang mendorong transformasi budaya kerja Indonesia menuju lebih profesional, transparan, dan berdaya saing global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....