Teleskop James Webb Ungkap Dark Matter Paling Detail dalam Sejarah
- 28 Jan 2026 15:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Pasadena - Teleskop James Webb NASA berhasil memetakan Materi Gelap (Dark Matter) dengan tingkat ketajaman yang belum pernah tercapai sebelumnya. Materi gelap adalah zat misterius yang tidak memancarkan, menyerap, atau memantulkan cahaya.
Namun, zat ini menyusun sekitar 27% dari massa alam semesta. Meski tak terlihat, keberadaannya krusial karena bertindak sebagai ‘lem gravitasi’ yang menjaga galaksi-galaksi tetap bersatu.
Materi gelap dalam peta ini direpresentasikan dengan warna biru terang. Semakin terang warnanya, semakin padat konsentrasi materi misterius tersebut.
Peta ini juga menunjukkan bagaimana materi gelap membentuk jaringan raksasa yang disebut Cosmic Web (Jaring Kosmik). Di mana galaksi-galaksi "menempel" pada untaian materi gelap ini seperti manik-manik pada benang.
Menggunakan instrumen Near-Infrared Camera (NIRCam), James Webb mengamati area langit di konstelasi Sextans selama 255 jam. Hasilnya, peta ini mencakup hampir 800 ribu galaksi.
Angka ini sepuluh kali lebih banyak dibandingkan pengamatan berbasis darat. Serta dua kali lipat lebih detail dari Teleskop Hubble.
Para peneliti menggunakan teknik yang disebut weak gravitational lensing (pelensaan gravitasi lemah) karena materi gelap tidak terlihat. Mereka mengamati bagaimana massa besar dari materi gelap membengkokkan ruang-waktu.
Dengan kata lain, materi gelap secara otomatis mendistorsi cahaya dari galaksi-galaksi jauh di belakangnya saat menuju ke Bumi. Dengan mengukur distorsi halus ini, para ilmuwan bisa menghitung di mana posisi massa yang tidak terlihat itu berada.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....