Morfologi Tanaman Parsley

  • 22 Jan 2026 19:11 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Parsley atau peterseli (Petroselinum crispum) merupakan salah satu tanaman herba yang banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, hiasan makanan, hingga bahan pengobatan tradisional. Tanaman ini memiliki sejarah panjang serta karakter morfologi yang khas, sehingga menarik untuk dikaji dari sisi botani dan agroekologi.

Dikutip dari laman socfindoconservation.co.id, Parsley merupakan tanaman yang berasal dari zona beriklim sedang, namun mampu tumbuh dan dibudidayakan di daerah subtropis hingga tropis. Di wilayah tropis, parsley dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah, meskipun pertumbuhan optimal umumnya terjadi pada ketinggian di atas 600 meter di atas permukaan laut.

Tanaman ini tumbuh ideal pada suhu siang hari antara 11 hingga 20 derajat Celsius, namun masih mampu mentolerir suhu 7 hingga 28 derajat Celsius. Parsley menyukai curah hujan tahunan berkisar 900 hingga 1.500 milimeter dan tumbuh baik pada tanah lembap yang memiliki drainase baik, baik di bawah sinar matahari penuh maupun teduh parsial.

Tanaman parsley memiliki sistem perakaran tunggang yang ramping, berserat, berwarna putih, dan terkadang mengalami penebalan. Batangnya berbentuk silindris, beralur, serta berongga.

Daun parsley tersusun berselang-seling dengan bentuk majemuk menyirip satu hingga tiga kali. Daunnya berwarna hijau tua, mengkilap, dengan bentuk pipih atau menggulung. Daun bagian bawah memiliki tangkai lebih panjang dibandingkan daun bagian atas. Seiring pertumbuhan, daun yang berada di bagian atas semakin sederhana dengan segmen yang lebih sedikit dan tajam.

Bunga parsley tersusun dalam bentuk perbungaan umbel majemuk yang muncul di ujung atau ketiak batang. Bunganya berukuran kecil, berwarna kuning kehijauan, dan bersifat biseksual. Struktur bunganya terdiri dari lima kelopak kecil, lima benang sari, serta putik dengan ovarium inferior.

Buah parsley berupa schizocarp berukuran kecil, berbentuk bulat telur, yang akan terbelah menjadi dua bagian saat matang. Biji parsley juga berbentuk bulat telur dengan sisa tangkai putik yang tampak menonjol di bagian ujungnya. Biji inilah yang menjadi media utama perkembangbiakan tanaman parsley secara generatif.

Dengan karakter morfologi yang khas serta kemampuan adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan, tanaman parsley tidak hanya bernilai sebagai tanaman bumbu, tetapi juga memiliki peran penting dalam dunia pertanian, kuliner, dan pengobatan tradisional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....