Jupiter Capai Titik Oposisi pada 10 Januari 2026
- 10 Jan 2026 16:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Planet terbesar di tata surya, Jupiter, akan mencapai titik ‘oposisi’ pada Sabtu (10/1/2026). Fenomena ini menjadikan Jupiter tampil dalam kondisi terbaiknya, yakni paling besar dan paling terang sepanjang tahun 2026.
Titik oposisi terjadi ketika Bumi berada tepat di garis lurus antara Matahari dan Jupiter. Dalam konfigurasi ini, Jupiter terletak 180 derajat di seberang Matahari dari sudut pandang Bumi.
Dampaknya, saat Matahari terbenam di ufuk barat, sang raksasa gas ini akan terbit di ufuk timur. Jupiter akan terus menghiasi langit sepanjang malam hingga fajar tiba.
Secara teknis, Jupiter mencapai puncak oposisinya sekitar pukul 15:34 WIB. Namun, kemegahannya dapat dinikmati dengan mata telanjang segera setelah langit gelap.
Pada momen ini, Jupiter akan bersinar sangat terang dengan magnitudo -2,7, menjadikannya objek paling bercahaya setelah Bulan. Jupiter dapat ditemukan di konstelasi Gemini.
Jupiter akan tampak sebagai piringan putih kecil. Jika terlihat, empat bulan terbesarnya (Io, Europa, Ganymede, dan Callisto) akan terlihat seperti titik-titik cahaya kecil di sekelilingnya.
Fenomena oposisi Jupiter terjadi sekitar 13 bulan sekali. Namun, pada tahun 2026 ini, jaraknya relatif dekat dengan Bumi, sekitar 611 juta kilometer.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....