Puncak Hujan Meteor Geminid 2025, Begini Cara Mengamatinya

  • 14 Des 2025 14:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Langit Indonesia kembali dihiasi hujan meteor Geminid yang dikenal sebagai fenomena langit paling terang setiap akhir tahun. Hujan meteor ini diperkirakan mencapai puncak pada 13 hingga 14 Desember dengan intensitas tinggi di berbagai wilayah.

Fenomena Geminid sendiri berlangsung cukup panjang sepanjang Desember. Periode kemunculannya tercatat sejak 4 hingga 20 Desember 2025.

Mengutip International Meteor Organization, aktivitas puncak berlangsung selama 6 hingga 10 jam. Rentang ini membuat meteor tetap bisa diamati pada malam hari.

Pada waktu pengamatan, meteor mulai terlihat sejak pukul 21.00 WIB hingga menjelang subuh. Intensitasnya dapat mencapai sekitar 120 meteor per jam.

Kilatan cahaya meteor tampak datang dari arah rasi bintang Gemini. Warna cahayanya cenderung kekuningan dengan kecepatan relatif lambat.

Sumber hujan meteor ini berasal dari asteroid 3200 Phaethon. Asteroid tersebut mengelilingi Matahari dengan periode sekitar 1,4 tahun.

Saat partikel Phaethon memasuki atmosfer Bumi, gesekan memicu proses pembakaran. Peristiwa inilah yang menghasilkan cahaya meteor.

Untuk pengamatan optimal, waktu terbaik berlangsung tengah malam hingga menjelang fajar. Pada periode ini, posisi radian berada lebih tinggi.

Pengamatan hujan meteor tidak memerlukan teleskop atau alat khusus. Mata telanjang sudah cukup untuk menikmati fenomena ini.

Lokasi dengan polusi cahaya minimal sangat disarankan untuk pengamatan maksimal. Biarkan mata beradaptasi dengan gelap beberapa menit sebelumnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....