KPPTI 2025 Bahas Perundungan dan Kekerasan di Kampus
- 13 Nov 2025 21:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2025 akan membahas sejumlah isu penting seputar dunia pendidikan. Termasuk masalah kekerasan seksual, perundungan, dan masalah intoleransi.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek, Khairul Munadi mengatakan, isu-isu yang menjadi masalah itu akan dibahas dalam KPPTI 2025. Terlebih, permasalahan-permasalahan tersebut menjadi luka dalam di dunia pendidikan tinggi.
KPPTI 2025 ini akan mendatangkan para pimpinan perguruan tinggi dalam dan luar negeri yang bergerak di Indonesia. Termasuk para dosen, mahasiswa, pengamat, dan juga industri, hingga diaspora.
"Hal-hal yang terkait dengan isu-isu saat ini kita cermati bersama, kekerasan, dan hal-hal lain. Jadi termasuk bagian yang kita jadikan di sesi untuk dibahas," kata Khairul dalam keterangan di di Graha Kemendiktisaintek, Kamis (13/11/2025).
Menurut Khairul KPPTI ini juga akan membahas implementasi Permendiktisaintek No.55/2025. Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi.
Ia menambahkan, PT dapat berkonsultasi pembentukan dan penguatan satuan tugas (Satgas) PPKPT. Pembahasan dilakukan di program klinik manajemen kampus.
"Kami berharap sesi ini bisa dimanfaatkan, misalnya, kalau ada perguruan tinggi yang belum, khususnya yang baru-baru. Yang belum misalnya punya satgas (PPKPT), itu nantinya kita tolong atau kita bantu dalam hal ini," katanya.
KPPTI 2025 akan dilaksanakan di Universitas Negeri Surabaya. Rencana kegiatan akan dilaksanakan pada 19-21 November 2025 mendatang.
Tema KPPTI yaitu "Kampus Berdampak: Konsolidasi dan Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi Menuju Indonesia Emas 2045". Menurut Khairul, ini merupakan program strategis karena bergerak berbasis ekonsistem pendidikan tinggi.
"Jadi, tidak lagi bicara sektoral sesuai dengan peran, potensi, dan sumber daya masing-masing. Kita bergerak bersama-sama," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....