Menteri LHK Dorong Generasi Muda Atasi Perubahan Iklim

  • 20 Mar 2023 16:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mendorong adanya keterlibatan generasi muda Indonesia dalam membesarkan gerakan keadilan iklim. Sehingga para pemimpin dunia semakin serius mengatasi perubahan iklim, termasuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang berkeadilan.

"Pelibatan generasi muda sangat penting sebab saat ini dunia dihuni oleh 1,8 miliar orang berusia 10 sampai 24 tahun. Di Indonesia, 65 juta orang atau 20 persen di antara penduduknya berada pada kategori usia tersebut," kata Siti dalam acara wisuda peserta didik Green Leadership Indonesia angkatan kedua di Jakarta, Senin (20/3/2023).

Menurutnya, generasi muda harus mengambil peran dalam menjaga lingkungan, di tengah berbagai isu kerusakan lingkungan yang terjadi akibat perubahan iklim. Dia mengatakan, banyak peristiwa besar di Indonesia terlahir dari pemikir, tangan, dan karya para pemuda.

"Pemuda mampu untuk menyelesaikan persoalan-persoalan dengan perubahan itu. Sumpah Pemuda, peristiwa Rengasdengklok, hingga reformasi merupakan beberapa bukti yang dapat kita lihat langsung signifikan dampaknya," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, seorang pemimpin muda yang memiliki perspektif keadilan sosial dan ekologis, harus mampu merancang visi masa depan. Sekaligus bertekad mewujudkannya melalui peta jalan untuk lebih adaptif dan berdampak nyata.

Dia meyakini tidak ada waktu yang lebih baik daripada generasi yang lebih siap untuk menghadapi tantangan triple planetary crisis yang terjadi saat ini. Meliputi perubahan iklim, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Ketua Institut Hijau Indonesia, Chalid Muhammad mengatakan, prosesi wisuda adalah tahapan awal para wisudawan yang sudah mendapat bekal untuk menjadi pemimpin. Tentunya, pemimpin yang memiliki perspektif keadilan sosial dan ekologis.

"Melalui perjalanan panjang, para anak muda tersebut akan ditempa menjadi pemimpin yang akan membawa manfaat tidak hanya bagi komunitas atau wilayah asal mereka. Tetapi juga manfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia dan bahkan untuk planet bumi, " kata Chalid yang juga Pendiri Green Leadership Indonesia.

Program Green Leadership Indonesia ini diinisiasi oleh Institut Hijau Indonesia, serta didukung oleh Walhi, KNTI dan HUMA. Prakarsa kegiatan pendidikan lingkungan ini menerapkan model sekaligus antara kerja lapangan dan pembekalan keilmuan.

Suatu model internalisasi jiwa dan semangat cinta. Sekaligus kesadaran lingkungan di kehidupan keseharian masyarakat.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....