Co-Firing Biomassa, PLN Sulap Limbah Jagung Jadi Listrik

  • 04 Okt 2025 09:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Tuban: PLN menyulap limbah jagung menjadi listrik melalui program co-firing biomassa. Petani Tuban kini mendapat tambahan penghasilan dari penjualan limbah.

“Limbah jagung dibeli PLTU jadi menghasilkan tambahan rupiah,” ujar salah satu Petani, Muzamil dari Poktan Sido Makmur di Desa Beji dalam keterangan yang diterima RRI, Sabtu (4/10/2025). Kelompok tani sangat terbantu dengan program ini.

Roni yang juga merupakan Petani lain mengaku senang karena bonggol jagung yang semula tak bernilai kini bisa dimanfaatkan. “Kami merasa sangat terbantu dengan hal itu,” ucapnya.

Program ini bagian dari CSR PLN NP bertajuk Si Pandu & Desi. Limbah jagung diolah menjadi biomassa untuk bahan bakar PLTU Tanjung Awar-Awar.

Kabupaten Tuban sebagai sentra jagung nasional produksi lebih dari 760 ribu ton per tahun. Limbah pertanian yang sebelumnya dibakar kini memiliki nilai ekonomi.

Koperasi ECN dilengkapi mesin hammer mill kapasitas 8 ton per hari. “Petani tak perlu pusing bakar sisa panen,” kata Ketua Koperasi ECN Bang Am.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen swasembada energi berkelanjutan. “PLN terus mendukung agenda swasembada energi,” ujarnya.

PLN tidak hanya menyediakan listrik tetapi energi bersih dan affordable. Tujuan utamanya mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan.

Direktur PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyebut ini bukti transisi energi sejalan dengan pemberdayaan masyarakat. “Kami menciptakan nilai tambah bagi petani,” ucapnya.

Program co-firing biomassa ini mampu menekan emisi karbon secara signifikan. Sekaligus menyelesaikan masalah limbah pertanian di Tuban.

Petani juga mendapat bantuan sumur sibel untuk pengairan sawah. Efisiensi biaya pertanian semakin meningkat berkat program terpadu ini.

Inisiatif ini menjadi contoh nyata transisi energi berbasis ekonomi kerakyatan. Masyarakat mendapat manfaat ekonomi langsung dari limbah pertanian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....