Biaya Produksi iPhone Lebih Murah Dari Harga Jual

  • 26 Agt 2025 14:25 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Bengkalis : Apple dikenal sebagai produsen smartphone premium dengan harga jual yang cukup tinggi. Namun, sebuah laporan terbaru mengungkap bahwa biaya produksi iPhone ternyata jauh lebih murah dibandingkan harga jual resminya di pasaran.

Menurut data dari firma riset teknologi TechInsights, biaya produksi untuk satu unit iPhone 15 Pro Max yang dijual mulai dari Rp20 jutaan di Indonesia diperkirakan hanya sekitar USD 558 atau setara dengan Rp8,6 juta (kurs Agustus 2025). Angka ini mencakup seluruh komponen perangkat keras seperti layar, chip A17 Pro, kamera, baterai, serta biaya perakitan di pabrik.

Dari total biaya produksi, dua komponen paling mahal adalah prosesor A17 Pro buatan Apple sendiri dan sistem kamera belakang. Prosesor menyumbang sekitar 20% dari total biaya produksi, sementara sistem kamera mencapai hampir 15%.

Meski begitu, banyak analis menyebut bahwa harga jual yang tinggi tidak hanya mencerminkan biaya produksi semata. "Harga iPhone mencakup berbagai hal lain seperti riset dan pengembangan (R&D), pemasaran global, software, layanan purna jual, hingga ekosistem iOS yang eksklusif," ujar analis industri dari IDC, Nathan Park.

Dengan selisih antara biaya produksi dan harga jual yang cukup signifikan, Apple diperkirakan memiliki margin keuntungan yang besar untuk setiap unit iPhone. Bahkan, laporan tahun lalu menyebutkan margin kotor Apple untuk divisi iPhone bisa mencapai 40%–50%.

Fakta ini kembali memunculkan perdebatan tentang apakah harga iPhone layak atau terlalu mahal. Namun di sisi lain, konsumen tetap menunjukkan loyalitas tinggi terhadap brand Apple, dengan angka penjualan iPhone yang terus mendominasi pasar smartphone premium global.

Di media sosial, tidak sedikit netizen yang mengungkapkan keterkejutan mereka.

"Ternyata semurah itu produksinya, tapi dijual mahal banget. Tapi ya tetap beli, karena nyaman dan awet," tulis akun X @teknogadget_id.

Meskipun demikian, para ahli menilai bahwa strategi harga Apple sudah diperhitungkan matang dan sesuai dengan citra brand mereka sebagai produk premium dengan nilai eksklusivitas tinggi.

Meski biaya produksi iPhone ternyata jauh lebih rendah dari harga jualnya, nilai tambah dari layanan, desain, dan ekosistem Apple tetap menjadi faktor penting dalam strategi harga mereka. Bagi sebagian besar pengguna, pengalaman menggunakan iPhone dianggap sepadan dengan harga yang dibayar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....