SPADA: Remaja AI, Kreatif atau Malas?

  • 13 Agt 2025 10:30 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Studio RRI Pro 2 FM Lhokseumawe kedatangan Dara Aqila, mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh Selasa 12 Agustus 2025. Dalam program yang mengangkat tema “Remaja AI, Pintar Kreatif atau Malas?”, suasana hangat bercampur penasaran menyelimuti perbincangan. Topik ini memang sedang ramai dibicarakan, apalagi di kalangan mahasiswa yang kini tak bisa lepas dari sentuhan teknologi, khususnya kecerdasan buatan.

Dara Aqila bercerita dengan santai bahwa ia termasuk pengguna AI, tetapi bukan berarti menyerahkan seluruh tugasnya pada teknologi tersebut. Baginya, AI hanyalah “mesin ide” yang membantu memantik gagasan. Setelah mendapatkan ide, ia memilih untuk mengolahnya sendiri, menambahkan sudut pandang, dan meracik konten sesuai pemikiran pribadinya. Alasannya sederhana: kalau terlalu bergantung, nanti malah malas berpikir dan kreativitas jadi tumpul.

Foto bersama setelah selesai dialog di studio RRI Pro 2 Lhokseumawe.

Menariknya, Dara Aqila pernah mencoba menggabungkan ide dari AI dengan hasil diskusi bersama teman-temannya. Hasilnya? Jauh lebih kaya dan bervariasi. Kolaborasi manusia dan teknologi ternyata bisa saling melengkapi, asalkan porsinya tepat. Ia mengaku pengalaman itu membuatnya semakin yakin bahwa interaksi dan pertukaran pikiran langsung tetap tak tergantikan oleh teknologi secanggih apa pun.

Di akhir obrolan, Dara Aqila menambahkan, para dosen ternyata bisa mendeteksi jika mahasiswa menggunakan AI secara berlebihan. Hal ini menjadi pengingat agar mahasiswa bijak memanfaatkan teknologi. AI memang pintar, tapi tanpa sentuhan kreativitas manusia, karya akan terasa hambar. “Kuncinya ada di keseimbangan,” ujarnya sambil tersenyum, menutup perbincangan pagi itu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....