Rahasia Sukses Budidaya Ubi Jalar dengan Hasil Melimpah
- 12 Agt 2025 08:36 WIB
- Pekanbaru
KBRN Pekanbaru: Ubi jalar (Ipomoea batatas) merupakan salah satu tanaman pangan yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomis tinggi. Selain menjadi sumber karbohidrat, ubi jalar juga kaya serat, vitamin, dan mineral. Budidaya ubi jalar tergolong mudah, namun untuk mendapatkan hasil yang melimpah dibutuhkan teknik dan perawatan yang tepat.
Dikutip dari Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), langkah pertama dalam budidaya ubi jalar adalah memilih varietas yang sesuai dengan kondisi lahan dan tujuan pasar. Varietas populer di Indonesia antara lain Cilembu, Kuning, dan Ungu. Ubi jalar tumbuh optimal di tanah gembur, subur, dan memiliki drainase baik. Penanaman dilakukan dengan beberapa tahapan. Gemburkan tanah sedalam 20–30 cm, bentuk bedengan selebar 1 meter dan tinggi 30 cm agar umbi berkembang bebas dan Campurkan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang matang 2–3 minggu sebelum tanam.
Bibit ubi jalar biasanya berasal dari stek batang yang sehat dan bebas penyakit. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memotong batang sepanjang 20–25 cm dan tancapkan stek miring 2/3 bagian ke dalam tanah dan arak tanam ideal: 30 cm antar tanaman dan 80–100 cm antar bedengan. Agar hasil panen maksimal, perawatan rutin sangat penting seprti penyiraman yang dilakukan pada awal pertumbuhan, terutama saat musim kemarau, penyiangan dengan membersihkan gulma yang mengganggu nutrisi tanaman serta pemupukan susulan: Berikan pupuk kandang atau NPK seimbang pada umur 1 bulan setelah tanam.
Hama seperti ulat grayak dan kumbang penggerek batang sering menyerang ubi jalar. Gunakan pestisida nabati dari daun mimba atau serai sebagai pencegahan. Penyakit busuk akar dapat dihindari dengan menjaga drainase dan rotasi tanaman. Ubi jalar dapat dipanen pada usia 3,5–5 bulan tergantung varietasnya. Panenlah saat daun mulai menguning dan umbi mencapai ukuran maksimal. Gunakan cangkul atau garpu tanah secara hati-hati agar umbi tidak rusak.
Budidaya ubi jalar bukan hanya memberikan keuntungan ekonomis, tetapi juga berperan dalam ketahanan pangan. Dengan pemilihan varietas yang tepat, pengelolaan lahan yang baik, serta perawatan teratur, hasil panen ubi jalar bisa melimpah dan berkualitas tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....