Hari Keantariksaan Nasional, Inilah Astronot Perempuan Pertama Indonesia
- 06 Agt 2025 15:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Hari Keantariksaan Nasional diperingati setiap 6 Agustus, sebagai pengingat atas pencapaian Indonesia dalam sejarah keantariksaan. Berkaitan dengan momen bersejarah ini, Indonesia ternyata memiliki astronot yang pernah bekerja untuk NASA.
Mengutip buku ‘Indonesia Destinies’, sosok itu ialah perempuan bernama Pratiwi Pujilestari Sudarmono. Pratiwi lahir di Bandung pada tanggal 31 Juli 1952.
Ia meraih gelar Master dan Doktor dari Universitas Indonesia pada tahun 1977. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan di bidang Biologi Molekuler di Universitas Osaka, Jepang, yang diselesaikannya pada tahun 1984.
Keahliannya dalam ilmu pengetahuan, khususnya mikrobiologi dan biologi molekuler, menarik perhatian Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tahun 1985. Saat itu, NASA tengah merekrut ilmuwan untuk bergabung sebagai spesialis muatan dalam program pesawat luar angkasa.
Pratiwi berhasil melewati seluruh tahapan seleksi berkat keunggulannya dalam bidang sains dan kondisi fisik yang memenuhi standar ketat. Apabila misi ini terlaksana, ia akan mencetak sejarah sebagai perempuan Indonesia pertama yang berpartisipasi dalam misi luar angkasa.
Sayangnya, Pesawat Ulang Alik Challenger yang dijadwalkan meluncur mengalami kecelakaan tragis pada tanggal 28 Januari 1986. Pesawat tersebut meledak 73 detik setelah lepas landas dan menewaskan seluruh awaknya yang terdiri dari tujuh orang.
Kecelakaan ini mengejutkan dunia dan membawa dampak besar terhadap program Space Shuttle NASA. Pada akhirnya, semua misi ditunda NASA untuk investigasi, termasuk misi STS‑61‑H yang membawa Pratiwi ke luar angkasa.
Saat ini, Pratiwi melanjutnya karirnya sebagai pengajar di Indonesia. Ia dilantik sebagai Dekan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI pada tahun 2023 lalu. (Hana Aisyah Syarif)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....