Google Selalu Mengawasi? Ini Fakta dan Cara Menghentikannya
- 20 Apr 2025 06:24 WIB
- Bogor
KBRN,Bogor: Di era digital seperti sekarang, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa privasi adalah mata uang baru. Kita semakin sadar bahwa aktivitas online kita, mulai dari pencarian Google, lokasi yang dikunjungi, hingga video yang ditonton di YouTube,semuanya bisa terekam dan dianalisis. Salah satu pihak yang paling aktif dalam hal ini adalah Google.
Menurut laporan dari CNET dan CNBC Internasional, Google diketahui terus memantau aktivitas penggunanya bahkan ketika fitur pelacakan seperti Location History sudah dinonaktifkan. Data yang dikumpulkan ini kemudian digunakan untuk menampilkan iklan yang disesuaikan dengan minat pengguna, praktik yang disebut targeted advertising.
Namun, jika kamu merasa tidak nyaman dengan pelacakan tersebut, ada cara mudah untuk menghentikannya. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk membatasi pelacakan Google terhadap aktivitas online:
1. Masuk ke akun Google.
2. Pilih “Manage your Google Account”.
3. Klik tab “Privacy & Personalization”.
4. Scroll ke bawah dan pilih “Manage your Data & Personalization”.
5. Di bagian “Activity Controls”, klik “Manage your Activity Controls”.
6. Matikan toggle pada “Web & App Activity”.
7. Google akan meminta konfirmasi. Klik “Pause” untuk menghentikan pelacakan.
Langkah ini akan menghentikan pengumpulan data aktivitas dari pencarian Google dan aplikasi yang kamu gunakan. Namun, perlu diingat, setelah fitur ini dimatikan, iklan dan rekomendasi yang kamu lihat mungkin tidak akan lagi relevan atau sesuai minatmu.
Berdasarkan laporan dari CNBC Internasional, berikut beberapa jenis data pribadi yang dikumpulkan oleh Google dari berbagai produknya seperti Gmail, Google Search, Google Maps, dan Android:
- Nama, jenis kelamin, dan tanggal lahir
- Nomor telepon
- Riwayat pencarian
- Situs yang dikunjungi
- Lokasi yang dikunjungi
- Minat pribadi seperti olahraga dan makanan
- Tempat kerja dan tempat tinggal
- Video yang ditonton di YouTube
Kamu bisa memeriksa dan mengelola informasi tersebut dengan masuk ke akun Google dan mengakses:
- Manage Ads Settings – untuk melihat dan mengatur topik iklan yang disesuaikan.
- Google Location History – untuk meninjau lokasi yang pernah dikunjungi.
- YouTube Watch History – untuk mengecek apa saja yang pernah kamu tonton.
Selain membatasi pelacakan Google, penting juga untuk membersihkan jejak digital secara rutin. Berikut panduan untuk menghapus riwayat penjelajahan di beberapa browser populer:
1. Google Chrome
Klik ikon tiga titik > Settings > Privacy & Security > Clear browsing data.
Pilih rentang waktu dan jenis data yang ingin dihapus, lalu klik Clear data.
2. Mozilla Firefox
Klik ikon tiga garis > Settings > Privacy & Security > Cookies & Site Data.
3. Centang opsi penghapusan otomatis atau hapus secara manual.
4. Safari
Klik menu Safari > Clear History > pilih rentang waktu > klik Clear.
5. Microsoft Edge
Klik tiga titik > Settings > Privacy > Clear browsing data > Choose what to clear > klik Clear Now.
6. Opera
Klik ikon pengaturan > Privacy & Security > Clear browsing data > pilih data dan waktu > klik Clear Data.
Kita tidak bisa menghindari teknologi, tapi kita bisa lebih sadar dalam mengelola informasi pribadi. Dengan langkah-langkah sederhana seperti menonaktifkan pelacakan dan membersihkan riwayat digital, kamu bisa menjaga privasi dan mengontrol siapa yang bisa melihat aktivitasmu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....