Tutorial Pembaruan Dapodik Versi 2025-B Patch Kemendikdasmen

  • 18 Jan 2025 09:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) versi 2025 B, Rabu (15/1/2025) kemarin. Aplikasi ini menghadirkan pembaruan untuk mendukung program prioritas pemerintah sekaligus menjamin keakuratan data pendidikan.

Informasi tentang perilisan aplikasi Dapodik terbaru versi 2025 B diumumkan melalui laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Versi 2025 B menghadirkan fitur baru, termasuk validasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan data fasilitas pendidikan.

Pembaruan utama aplikasi Dapodik mencakup proses pendataan program prioritas pemerintah dan perbaikan pemograman versi sebelumnya. Versi terbaru ini menawarkan dua opsi instalasi patch untuk pengguna lama dan installer bagi perangkat baru.

Panduan lengkap pembaruan aplikasi Dapodik versi 2025 B mencakup langkah-langkah dari persiapan hingga proses sinkronisasi data. Panduan ini dirancang untuk mempermudah pengguna dalam mengunduh dan memastikan data terbarukan sesuai kebutuhan.

Agar proses pengunduhan lancar dan tidak ada kendala. Pastikan perangkat Anda telah memenuhi semua syarat dan ketentuan berikut:

1. Pastikan perangkat telah mengunduh Dapodik versi 2025 agar dapat memperbarui melalui patch, atau unduh installer jika belum.

2. Lakukan penyalinan data sebelum pengunduhan untuk menghindari kehilangan informasi penting.

3. Pastikan koneksi internet Anda stabil untuk mengunduh file patch atau installer dengan lancar.

Jika perangkat Anda telah memiliki aplikasi Dapodik versi sebelumnya. Ikuti langkah-langkah terbarunya di bawah ini:

1. Unduh patch terbaru melalui laman resmi https://dapo.dikdasmen.go.id/unduhan.

2. Jalankan file patch dengan klik kanan lalu pilih "Run as Administrator" untuk memulai pengunduhan.

3. Setelah pengunduhan selesai, tekan ctrl+F5 untuk menyegarkan browser dan memastikan aplikasi diperbarui ke versi 2025 B.

4. Masuk dengan akun satuan pendidikan, lalu klik tombol "Tarik Data" untuk pembaruan data.

5. Lakukan validasi data, kemudian selesaikan proses dengan melakukan sinkronisasi untuk memastikan data terbaru.

Proses ini memastikan data yang dimasukkan mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Validasi yang akurat membuat data akan lebih terpercaya dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan. (Pitri Noviyanti)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....