Cara Pembuatan Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah

  • 30 Des 2024 18:41 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Minyak jelantah, yang sering dianggap sebagai sampah rumah tangga yang tak berguna kini bisa disulap menjadi produk bermanfaat berkat inovasi kreatif. Salah satu hasilnya adalah lilin aromaterapi yang tidak hanya berfungsi sebagai pengharum ruangan tetapi juga mengurangi dampak limbah minyak jelantah terhadap lingkungan.

Proses pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah ini sangat sederhana dan bisa dilakukan di rumah serta menawarkan banyak manfaat baik dari segi ekonomi maupun lingkungan. Dilansir dari IIdikti5.kemdikbud berikut cara pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah:

Bahan-bahan:

- Strearic Acid

- Parafin

- Minyak jelantah

- Pewarna (krayon/lipstik)

- Pewangi (Minyak telon/parfum)

Cara pembuatan:

1. Timbang stearic acid sebanyak 100 gram

2. Serut parafin menggunakan pisau hingga ukurannya kecil dan timbang parafin yang sudah diserut sebanyak 100 gram

3. Tambahkan minyak jelantah sebanyak 100 gram. Perbandingan untuk minyak jelantah, parafin, dan asam stearat adalah 1:1:1.

4. Kemudian campuran bahan tersebut dipanaskan menggunakan api sedang dan diaduk hingga semua bahan larut sempurna. Waktu yang digunakan untuk pemanasan ini sekitar 15 menit.

5. Setelah mencair sempurna, tambahkan pewarna dan pewangi sambil diaduk dengan posisi masih dipanaskan.

6. Kemudian setelah tercampur dengan pewarna dan pewangi, campuran tersebut langsung dimasukkan ke dalam cetakan.

7. Setelah dimasukkan ke dalam cetakan, lilin di diamkan sekitar 15–30 menit hingga setengah membeku, kemudian diberi sumbu lilin. Tujuan dari mendiamkan lilin terlebih dahulu sampai setengah membeku adalah agar sumbu lilin dapat menancap sempurna pada lilin.

8. Kemudian diamkan lilin hingga mengeras sempurna

Tidak hanya memberikan aroma yang menenangkan, pembuatan lilin aromaterapi ini juga mendukung upaya pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab. Alih-alih membuang minyak jelantah yang berbahaya bagi lingkungan, kita bisa mengubahnya menjadi produk berguna yang ramah lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....