Calon Peneliti BRIN Jalani Tes Seleksi Kompetensi Dasar
- 01 Nov 2024 23:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Sebanyak 185 calon peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dalam proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) BRIN tahun 2024, Kamis (31/10/2024). Kepala Biro Organisasi Sumber Daya Manusia BRIN, Ratih Retno Wulandari, menjelaskan pelaksanaan SKD ini mengikuti jadwal dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“BRIN tahun ini membuka 500 formasi untuk peneliti ahli muda dengan kualifikasi S3. Dari total 334 pendaftar, yang lolos seleksi administrasi dan mengikuti SKD sebanyak 185 orang, terdiri dari 134 peserta dalam negeri, dan 37 peserta diaspora serta 13 peserta lainnya memilih menggunakan nilai SKD tahun 2023,” ujar Ratih.
Di wilayah Jakarta, tes berlangsung di Kantor Regional V BKN Jakarta dan diikuti 71 peserta. SKD merupakan tahap awal untuk menilai kompetensi dasar peserta, seperti wawasan kebangsaan, kemampuan intelektual, dan karakteristik pribadi.
“Kami berharap karena pengadaan CPNS BRIN memiliki kualifikasi dan kompetensi tinggi, maka pembobotan SKD perlu dipertimbangkan kembali. Track record pengalaman sebagai peneliti juga sangat penting,” Ratih mengungkapkan.
Ratih berharap putra-putri terbaik bangsa dapat mengisi posisi peneliti di BRIN guna memperkuat ekosistem riset nasional. “Harapannya, mereka nantinya bisa berperan besar dalam mendukung ekosistem riset di BRIN, membangun kelompok-kelompok riset, sehingga BRIN semakin kokoh sebagai lembaga riset terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Selain SKD, tahapan seleksi CPNS BRIN meliputi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Pada tahap SKB ini, peserta yang lolos SKD akan mengikuti presentasi Hasil Kinerja Minimum (HKM), psikotes, dan wawancara.
Salah satu peserta SKD, Raisa yang berasal dari Bandung dengan pendidikan S3 bidang super kapasitor, mengaku telah mempersiapkan diri dengan berbagai latihan soal. Dia mengungkapkan bahwa manajemen waktu menjadi kunci keberhasilannya memperoleh skor total 411.
“BRIN memiliki fasilitas riset terlengkap di Indonesia, sehingga kami pegiat riset menjadi terpacu untuk dapat bergabung dengan BRIN dan memanfaatkan fasilitas tersebut. Harapannya, melalui BRIN kami dapat berkontribusi pada negara melalui pengembangan riset yang inovatif,” dia menutup komentarnya. (bel/ed. akb)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....