Anggota Kongres Amerika Usulkan 9/11 Jadi Hari Libur
- 12 Sep 2024 08:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, New York: Anggota Kongres Amerika Serikat Anthony D’Esposito mendorong sebuah undang-undang yang menjadikan tanggal 11 September sebagai hari libur federal. Langkah ini seiring dengan peringatan 23 tahun serangan teroris di New York City dan Washington DC.
Melansir dari WSHU, undang-undang tersebut dinamakan “September 11th Day of Remembrance”. Undang-undang tersebut akan mengatur penutupan sekolah, kantor pos, dan gedung pemerintahan lainnya sebagai penghormatan bagi para korban.
D’Esposito mengutarakan, ungkapan "jangan pernah lupa" sering terdengar di masa-masa ini. Menurutnya, undang-undang yang ia ajukan bertujuan untuk memastikan bahwa kenangan itu terus hidup.
"Orang-orang mulai lupa," ujarnya dalam konferensi pers di tugu peringatan 9/11 di Point Lookout. "Siswa lulus SMA dan lahir setelah 9/11, sayangnya, di beberapa tempat, peristiwa itu tidak lagi diajarkan di sekolah.”
D’Esposito menambahkan, undang-undang ini mendapat dukungan dari berbagai pihak di Kongres. Undang-undang ini juga mendapatkan dukungan dari keluarga korban serangan.
Richard Beckwith, putra seorang mantan petugas pemadam kebakaran New York juga menyatakan dukungannya. Ia berdiri di samping Presiden George W Bush saat berpidato di reruntuhan Menara Kembar.
"Semangat persatuan nasional yang kita rasakan setelah 9/11 sepertinya semakin pudar. Namun, sangat penting agar generasi mendatang memahami apa yang terjadi pada hari-hari kelam tersebut," kata Beckwith.
Lebih dari 3 ribu orang tewas dalam serangan 9/11, termasuk ratusan warga Long Island dan Connecticut. Ribuan lainnya meninggal akibat penyakit yang disebabkan oleh paparan zat beracun selama dan setelah serangan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....