Ternyata, Ini Gula Terbaik untuk Tubuh
- 21 Jul 2024 13:20 WIB
- Gorontalo
KBRN, Gorontalo : Seorang Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Endokrinologi Metabolik serta Diabetes, dr. Hans Tandra, memperingatkan tentang dampak negatif konsumsi gula terhadap kesehatan. Menurut beliau, gula dapat dibagi menjadi lima golongan, dari golongan pertama yaitu gula pasir, gula jawa, serta gula aren, yang dapat secara cepat meningkatkan gula darah.
Sirup-sirup seperti maple sirup atau madu termasuk dalam kelompok kedua. Madu, meskipun dianggap lebih sehat, tetap memiliki kandungan glukosa dan sukrosa yang tinggi, membuatnya kaya kalori. Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 75% kandungan madu adalah gula, sehingga perlu dikonsumsi dengan penuh perhatian.
Untuk mengurangi asupan gula, pilihan yang disarankan adalah menggunakan pemanis non-sweetener yang dikenal sebagai "sugar free". Pemanis ini masuk dalam golongan ketiga, memberikan alternatif rendah kalori untuk mengendalikan konsumsi gula harian.
Produk pemanis non-nutritive seperti saset-sasetan juga dapat menjadi opsi yang baik, karena tidak hanya rendah kalori tetapi juga membantu menjaga keseimbangan gula darah. Ini termasuk dalam golongan keempat yang disarankan oleh dr. Hans Tandra untuk dipertimbangkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai alternatif terbaik, dr. Hans Tandra menyarankan untuk mengganti cemilan dengan buah-buahan kaya serat seperti apel, pir, atau pepaya. Buah-buahan ini mengandung gula alami (fruktosa) serta serat yang baik untuk pencernaan, membuatnya pilihan yang lebih sehat untuk dipertimbangkan.
dr. Hans Tandra menegaskan pentingnya memilih buah-buahan dengan kalori rendah dan kaya serat, menghindari buah-buahan seperti mangga, durian, atau rambutan yang memiliki kalori tinggi. Dengan memilih buah-buahan secara bijak, Anda dapat memaksimalkan manfaat kesehatan tanpa terlalu banyak menambahkan gula dalam diet sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....