Mantan Analis CIA Didakwa Jadi Agen Rahasia Korsel
- 18 Jul 2024 00:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, New York: Seorang mantan analis CIA, Sue Mi Terry didakwa oleh dewan juri di New York atas tuduhan bekerja diam-diam untuk pemerintahan Korea Selatan. Sue Mi Terry diberi imbalan barang-barang desainer, makan malam mewah, dan uang sebesar $37.000 untuk dana yang dikelolanya.
Melansir dari CNN News, Terry mendukung posisi kebijakan Pemerintah Republik Korea. Ia mengungkap informasi non-publik milik pemerintah Amerika Serikat (AS) kepada petugas intelijen Korea. Ia juga memfasilitasi akses bagi pejabat pemerintahan Korea kepada pejabat AS.
Sebagai imbalannya, pejabat Korea Selatan diduga menawarkan sekitar $37.000 kepada Terry, dengan dalih bahwa mereka bisa menyembunyikan asal-usul dana tersebut dengan menempatkannya ke dalam akun "hadiah" khusus di lembaga pemikir tempat dia bekerja. Terry juga diduga menerima barang-barang mewah, seperti tas Louis Vuitton seharga $3.450, mantel Dolce & Gabbana seharga $2.845, dan makan malam di restoran bintang Michelin.
Selain itu, Terry juga diketahui dibayar untuk menulis artikel opini yang mendukung posisi kebijakan Korea Selatan di media Amerika dan Korea.
Iva Zorić, juru bicara lembaga pemikir Council on Foreign Relations yang mempekerjakan Terry, mengatakan bahwa peneliti senior tersebut langsung ditempatkan pada cuti administratif begitu mereka mengetahui dakwaan tersebut.
Dalam dakwaannya, Terry dinyatakan bertindak sebagai sumber informasi berharga bagi pemerintah Korea Selatan. Dakwaan tersebut menuduh bahwa Terry bertindak sebagai agen asing tetapi tidak mendaftar sebagaimana diwajibkan, yang merupakan tindak pidana.
Dinas Intelijen Nasional Korea Selatan menyatakan bahwa otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat sedang berkomunikasi erat terkait dakwaan yang berkaitan dengan Undang-Undang Registrasi Agen Asing. Sementara itu, tidak ada catatan di pengadilan mengenai pengacara untuk Terry.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....