Tidak Ada Korban WNI Dalam Gempa Bumi Maroko

  • 10 Sep 2023 23:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Duta Besar Maroko untuk Indonesia Hasrul Azwar memastikan tidak korban Warga Negara Indonesia (WNI) dalam gempa bumi di Maroko. Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 6,8 telah mengguncang Maroko pada Jumat malam (8/9/2023).

Gempa tersebut telah menewaskan lebih dari 2.000 orang. Banyak bangunan di wilayah pegunungan High Atlas di Maroko juga hancur akibat gempa tersebut.

"Sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban. Lokasi gempa jauh dari perkotaan dan tempat wisata," kata Hasrul Azwar dalam dialog Pro3 RRI, Minggu (10/09/2023).

Hasrul mengungkapkan saat ini ada sekitar 500 WNI yang menetap di Maroko. Hingga saat ini, menurut Ben belum ada laporan korban dari WNI.

"Saat ini kita memiliki hot line untuk melaporkan korban-korban dari WNI. Hingga saat ini belum ada laporan korban, kita terus lakukan koordinasi," ucapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Indonesia yang telah memberikan perhatian besar kepada Maroko setelah terjadinya gempa. Presiden Joko Widodo sendiri telah menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan masyarakat Maroko.

"Terima kasih kepada Indonesia atas tingginya solidaritas kepada kami," katanya.

Gempa bumi yang melanda pegunungan High Atlas di Maroko merusak bangunan bersejarah di Marrakesh, kota terdekat dengan pusat gempa. Sementara sebagian besar korban jiwa dilaporkan berada di wilayah pegunungan selatan di provinsi Al-Haouz dan Taroudant.

Di desa pegunungan Tafeghaghte dekat pusat gempa, hampir tidak ada bangunan yang masih berdiri. Batu bata tanah liat tradisional yang digunakan penduduk Berber di wilayah tersebut terbukti tidak mampu menghadapi gempa yang jarang terjadi ini.

Raja Maroko Mohammed VI telah memerintahkan angkatan bersenjata untuk memobilisasi tim pencarian dan penyelamatan khusus dan menyerukan pendirian rumah sakit lapangan bedah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....