BAZNAS Salurkan Makanan untuk 3.500 Warga Gaza
- 06 Okt 2026 16:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BAZNAS RI mendistribusikan 875 paket makanan keluarga siap saji bagi 3.500 warga Palestina.
- Bantuan tersebut menyasar pengungsi terdampak krisis kemanusiaan di Gaza yang masih menghadapi keterbatasan kebutuhan dasar.
- Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan bantuan tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan masyarakat Palestina.
RRI.CO.ID, Jakarta - BAZNAS RI mendistribusikan 875 paket makanan keluarga siap saji bagi 3.500 warga Palestina. Bantuan tersebut menyasar pengungsi terdampak krisis kemanusiaan di Gaza yang masih menghadapi keterbatasan kebutuhan dasar.
Setiap paket makanan terdiri atas satu nampan besar nasi dan satu ekor ayam utuh. Satu paket diperuntukkan bagi satu keluarga yang terdiri atas empat orang.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid mengatakan bantuan tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan masyarakat Palestina. Menurutnya, akses terhadap kebutuhan dasar masih menjadi persoalan bagi warga terdampak krisis.
“Kondisi Palestina hingga kini masih memprihatinkan, termasuk di wilayah utara Jalur Gaza. BAZNAS berharap bantuan ini dapat turut meringankan beban masyarakat,” ujar Sodik.
Sodik mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari amanah masyarakat Indonesia melalui zakat, infak, dan sedekah. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan makanan perlu menjadi perhatian dalam situasi krisis kemanusiaan.
“Solidaritas masyarakat Indonesia untuk Palestina masih sangat dibutuhkan. Kami terus mengupayakan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat terdampak,” katanya.
Bantuan tersebut mendapat sambutan dari masyarakat Palestina, termasuk anak-anak dan warga lanjut usia. Para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas makanan yang disalurkan melalui BAZNAS.
Seorang ibu pengungsi mengungkapkan rasa terima kasih kepada BAZNAS dan masyarakat Indonesia. Ia mengatakan bantuan makanan tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang kehilangan sumber pendapatan.
“Bantuan makanan ini sangat kami butuhkan dan membahagiakan anak-anak kami. Kami tidak memiliki pemasukan, tetapi masyarakat Indonesia masih mengingat kami,” ujarnya.
Seorang perempuan lanjut usia juga berharap bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina terus diberikan. Ia menyebut kondisi pengungsi masih sulit karena keterbatasan makanan, minuman, dan kebutuhan kesehatan.
“Semoga Allah memberkahi BAZNAS dan rakyat Indonesia yang menyediakan makanan bagi kami. Kami berharap bantuan ini terus berlanjut karena kondisi kami sangat sulit,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....