Presiden RI Lantik Sugiono jadi Menko PMK

  • 01 Okt 2026 16:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto melantik Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) di Istana Negara, Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Sebelumnya, Sugiono menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Merah Putih selama kurang lebih dua tahun atau sejak 21 Oktober 2024.
  • Sementara, sebelum dilantik menjadi Menko PMK, Sugiono sempat melantik tiga Wakil Kepala Perwakilan RI dan menyampaikan apresiasi dua pejabat purna tugas.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) di Istana Negara, Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026. Sebelumnya, Sugiono menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Merah Putih selama kurang lebih dua tahun atau sejak 21 Oktober 2024

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Negara Republik Indonesia tahun 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Sugiono dalam sumpah saat pelantikan.

Sugiono mencatatkan sejumlah pencapaian selama menjabat sebagai Menlu. Mulai dari mempererat hubungan bilateral dengan negara-negara sahabat, hingga melindungi serta memulangkan WNI di luar negeri yang berada dalam kondisi terancam.

Kementerian Luar Negeri yang dipimpin Sugiono sukses memulangkan atau merepatriasi lebih dari 27 ribu WNI dalam kondisi terancam di luar negeri. Di antaranya, lebih dari 1.200 WNI dari Myanmar yang terjaring online scam, 9 aktivis Global Sumud Flotilla 2.0 yang ditangkap Israel, lebih dari 8 ribu WNI dipulangkan ke Indonesia dari Kamboja serta sejumlah WNI yang terancam akibat peperangan di Iran.

Sugiono juga memperluas pergaulan Indonesia di level internasional dengan aktif dalam berbagai forum multilateral. Indonesia berhasil mendapat kepercayaan menjadi Presiden Dewan HAM PBB tahun 2026.

Sugiono lalu turut menjembatani kesuksesan Indonesia yang terpilih sebagai salah satu negara anggota Dewan Pemeriksa PBB (United Nations Board of Auditors) periode 2026-2032. Kemudian, Indonesia diterima sebagai anggota penuh BRICS sejak Januari 2025. Hanya dua bulan setelah Sugiono menyampaikan kehendak Indonesia untuk bergabung pada Oktober 2024.

Pada September 2026, Sugiono mewakili Presiden Prabowo untuk menyampaikan pernyataan Indonesia dalam Sidang Majelis Umum ke-81 PBB di New York, Amerika Serikat. Dalam kesempatan itu, Sugiono menyampaikan dukungannya kepada Palestina serta penguatan multilateralisme, reformasi PBB dan pentingnya ketahanan nasional bagi ketahanan kawasan.

Di bidang diplomasi ekonomi, Sugiono menjembatani berbagai perjanjian dagang antara Indonesia dengan sejumlah negara dan kawasan. Di antaranya, Indonesia - European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), Indonesia - Canada CEPA, Indonesia - Peru CEPA, Indonesia - Chile CEPA, Indonesia - Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (FTA).

Sementara, sebelum dilantik menjadi Menko PMK, Sugiono sempat melantik tiga Wakil Kepala Perwakilan RI dan menyampaikan apresiasi dua pejabat purna tugas. Kegiatan berlangsung di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri, Kamis, 1 Oktober 2026, pagi di Kemlu RI, Jakarta.

Adapun ketiga Wakil Kepala Perwakilan RI yang dilantik adalah, Yvonne Mewengkang sebagai Deputi Wakil Tetap Republik Indonesia II untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Yuliana Bahar sebagai Wakil Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Canberra dan Irma Dewi Rismayati sebagai Wakil Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Hanoi.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....