JICA dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Dagang dan Investasi Asia-Afrika

  • 29 Sep 2026 21:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) bersama Pemerintah RI menggelar pelatihan promosi perdagangan dan investasi kedua pada 28 September hingga 7 Oktober 2026.
  • Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan promosi perdagangan dan investasi antara Indonesia dan negara-negara Afrika.
  • Pelatihan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari Memorandum Kerja Sama antara JICA dan Kemlu RI yang ditandatangani pada ajang Indonesia-Africa Forum (IAF) 2024.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA) bersama Pemerintah RI menggelar pelatihan promosi perdagangan dan investasi kedua pada 28 September hingga 7 Oktober 2026. Pelatihan ini diperuntukkan bagi 14 pejabat pemerintah dari enam negara Afrika, yang akan berlangsung di Jakarta serta beberapa kota lainnya.

Pelatihan ini bertujuan memperkuat kapasitas peserta dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan promosi perdagangan dan investasi antara Indonesia dan negara-negara Afrika. Keenam negara Afrika tersebut, yaitu Etiopia, Mozambik, Rwanda, Somalia, Sudan Selatan, dan Tanzania.

Selain itu, dua orang pengamat dari Sekretariat African Continental Free Trade Area (AfCFTA) dan East African Community (EAC) juga turut berpartisipasi. Serta, berfokus pada kawasan Afrika Timur, yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan dan integrasi ekonomi di benua Afrika.

“Sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat di Afrika, Afrika Timur memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, integrasi kawasan. Kemudian, perluasan perdagangan, serta peluang investasi di seluruh benua Afrika,” kata Kepala Kantor Perwakilan JICA Indonesia, Takeda Sachiko dalam keterangannya dikutip RRI, Selasa, 29 September 2026.

Pelatihan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari Memorandum Kerja Sama antara JICA dan Kemlu RI yang ditandatangani pada ajang Indonesia-Africa Forum (IAF) 2024. Inisiatif tersebut mencerminkan komitmen Indonesia dan Jepang dalam mendorong kemitraan ekonomi serta memperkuat kapasitas promosi perdagangan dan investasi di negara-negara Afrika.

Sementara, para peserta akan mendapatkan pemahaman mengenai berbagai kebijakan, tantangan dan peluang. Serta praktik terbaik dalam promosi perdagangan dan investasi berdasarkan pengalaman Indonesia dan Jepang.

Program ini juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring dan pertukaran pengetahuan antara Indonesia dan negara-negara Afrika maupun antarnegara Afrika. Pembukaan pelatihan ini diselenggarakan pada Senin, 28 September 2026 di Jakarta.

“Melalui penyelenggaraan program ini, JICA dan Pemerintah Indonesia menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Memperkuat kerja sama South-South and Triangular Cooperation (SSTC), serta mendorong terwujudnya kemitraan yang saling menguntungkan antara Asia dan Afrika,” ujar Takeda Sachiko menambahkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....