Arab Saudi Peringatkan Keamanan Teluk Tak Terpisahkan dari Stabilitas Global
- 29 Sep 2026 19:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Arab Saudi memperingatkan eskalasi ancaman di seluruh Timur Tengah berisiko mengganggu perdamaian internasional, keamanan energi, dan perdagangan global.
- Pangeran Faisal juga menyerukan, kerja sama internasional yang lebih kuat untuk melindungi Negara-Negara Teluk dan jalur pelayaran vital.
- Menlu Arab Saudi itu turut mendorong pengaturan keamanan regional yang komprehensif dan berkelanjutan yang mengatasi akar penyebab instabilitas.
RRI.CO.ID, New York - Arab Saudi memperingatkan eskalasi ancaman di seluruh Timur Tengah berisiko mengganggu perdamaian internasional, keamanan energi, dan perdagangan global. Kata Menlu Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan saat Majelis Umum PBB, Sabtu, 26 September 2026 di Markas Besar PBB, New York.
Pangeran Faisal juga menyerukan, kerja sama internasional yang lebih kuat untuk melindungi Negara-Negara Teluk dan jalur pelayaran vital. Ia menyampaikan Arab Saudi dan negara-negara di kawasan telah menjadi sasaran serangan nyata dari Iran, yang menargetkan sumber daya keamanan serta fasilitas sipil dan ekonomi.
Ia menegaskan kembali hak Kerajaan Arab Saudi untuk melindungi keamanan, kedaulatan, warga negara, penduduk, dan sumber daya nasionalnya. Sembari mendesak komunitas internasional untuk menghadapi ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.
"Keamanan kawasan Teluk adalah bagian tak terpisahkan dari keamanan kawasan dan dunia secara luas. Stabilitas di Teluk terhubung langsung dengan keamanan energi global, perdagangan internasional, dan rantai pasokan,” kata Pangeran Faisal dilansir UN News, Selasa, 29 September 2026.
Ia menyerukan kebebasan navigasi di jalur perairan internasional, dengan menyoroti Selat Hormuz, Selat Bab el-Mandeb, Laut Merah, dan Teluk Aden. Serta menolak penggunaannya oleh pihak mana pun sebagai instrumen tekanan atau ancaman.
Ia juga menyerukan agar situasi di Selat Hormuz kembali ke status sebelum 28 Februari, tanpa pengenaan biaya atau pembatasan apa pun. Sementara, meskipun terjadi ketegangan, ia mendukung upaya de-eskalasi, termasuk inisiatif oleh Qatar, Pakistan, dan negara-negara lain.
Menlu Arab Saudi itu turut mendorong pengaturan keamanan regional yang komprehensif dan berkelanjutan yang mengatasi akar penyebab instabilitas. Ia juga menyerukan agar seluruh kawasan bebas dari senjata pemusnah massal dan agar program nuklir damai tunduk pada pengawasan dan jaminan perlindungan internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....