Bonus Demografri, Indonesia Berpeluang Pasok Tenaga Kerja ke Bulgaria

  • 22 Sep 2026 14:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia dan Bulgaria memperingati 70 tahun hubungan diplomatik sekaligus perayaan Hari Kemerdekaan Republik Bulgaria yang ke-118 di Jakarta, Senin, 21 September 2026.
  • Bonus Demografi Indonesia berpeluang mengisi pasar kerja global, termasuk di Bulgaria yang tengah menghadapi tantangan penuaan populasi.
  • Indonesia merupakan mitra yang sangat penting bagi Bulgaria di kawasan Asia Tenggara.

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia dan Bulgaria memperingati 70 tahun hubungan diplomatik sekaligus perayaan Hari Kemerdekaan Republik Bulgaria yang ke-118. Momentum ini menjadi landasan memperkuat kemitraan, khususnya dalam memanfaatkan potensi bonus demografi memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Bulgaria.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sekaligus Kepala BP2MI, Mukhtarudin, menyatakan, Indonesia saat ini berada pada puncak bonus demografi. Pada 2025, jumlah penduduk usia produktif mencapai sekitar 183,4 juta jiwa dan diproyeksikan melonjak hingga 208 juta pada 2045.

Kondisi tersebut dinilai menjadi modal Indonesia untuk mengisi pasar kerja di Bulgaria yang tengah menghadapi tantangan penuaan populasi. Fenomena ini menciptakan kebutuhan tenaga kerja yang saling melengkapi di antara kedua negara.

"Kondisi geografis yang saling melengkapi ini membuka peluang untuk memperluas akses pekerja migran Indonesia terhadap bursa kerja luar negeri. Termasuk, melalui kerja sama mobilitas tenaga kerja dengan Bulgaria," ujar Mukhtarudin yang hadir mewakili pemerintah Indonesia pada perayaan 70 tahun hubungan bilateral RI-Bulgaria dan 118 Hari Kemerdekaan Bulgaria, di Jakarta, Senin, 21 September 2026.

Saat ini, ribuan pekerja migran Indonesia, terutama yang berasal dari Bali, telah bekerja di sektor hospitality di Bulgaria. Pemerintah Indonesia berencana memperluas cakupan kerja sama ke sektor-sektor formal lainnya yang saling menguntungkan.

“Kita sudah banyak mengirim pekerja migran kita. Khususnya dari Bali untuk sektor hospitality ada ribuan pekerja migran kita yang bekerja di Bulgaria di sektor hospitality," ujarnya.

Selain sektor ketenagakerjaan, hubungan masyarakat seperti pariwisata, pertukaran akademik, dan dialog antarbudaya turut memperkuat fondasi kerja sama bilateral. Sementara, Indonesia dinilai merupakan mitra yang sangat penting bagi Bulgaria di kawasan Asia Tenggara.

Bulgaria siap bekerja sama lebih jauh untuk mengembangkan seluruh potensi ekonomi dan investasi kedua negara. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Hubungan Bilateral Kementerian Luar Negeri Bulgaria, Petkov Doykov.

"Pada tahun 2025, Indonesia merupakan mitra dagang terbesar kedua Bulgaria di ASEAN setelah Vietnam. Angka-angka pada paruh pertama tahun 2026 menunjukkan tren yang positif, dengan Indonesia menjadi yang terdepan dalam hal perdagangan dan investasi," kata Petkov.

Duta Besar Bulgaria untuk Indonesia, Tanya Dimitrova, menyampaikan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik ini bukan sekadar tonggak sejarah. Melainkan bukti nyata persahabatan dan kemitraan yang terus berkembang melalui pertukaran kunjungan pejabat tinggi kedua negara.

"Pada saat yang sama, kemitraan kita terus berkembang melalui kerja sama sektoral, pertukaran antarmenteri, peningkatan perdagangan. Serta, hubungan yang semakin erat di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan,” kata Dubes Dimitrova.

Resepsi diplomatik ini menghadirkan pianis kenamaan Bulgaria, Ivan Yanakov, yang secara khusus membawakan lagu kebangsaan Indonesia dan Bulgaria. Acara turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Stella Christie, tokoh nasional dan duta besar negara sahabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....