Luncurkan Batik 250 Tahun Kemerdekaan, AS Perkuat Kemitraan dengan ASEAN
- 19 Sep 2026 13:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Misi Amerika Serikat (AS) untuk ASEAN meluncurkan batik bertemakan 250 kemerdekaan AS, pada Jumat, 18 September 2026, malam di Jakarta.
- Batik dinilai sebagai sebuah karya seni yang indah dari Indonesia.
- Pengrajin sekaligus seniman batik, Mugi Raharjo mengungkapkan, sangat bangga dan berterima kasih diberikan kepercayaan untuk membuat lukisan edisi khusus kemerdekaan AS.
RRI.CO.ID, Jakarta - Misi Amerika Serikat (AS) untuk ASEAN meluncurkan batik bertemakan 250 kemerdekaan AS, pada Jumat, 18 September 2026, malam di Jakarta. Peluncuran batik karya pengrajin batik asal Pekalongan ini, dirangkaikan dengan penyelenggaraan resepsi alumni AS-ASEAN.
Pemilihan batik sebagai simbol perayaan 250 tahun kemerdekaan AS dan hubungan dengan ASEAN, disebut bukan tidak beralasan. Hal itu dikarenakan, batik dinilai sebagai sebuah karya seni yang indah dari Indonesia.
“Pemikirannya sangat, sangat sederhana, batik itu indah, merayakan budaya AS dan Asia Tenggara bersama-sama melalui batik sangat masuk akal. Ini menjadi cara untuk menonjolkan sejarah dan keindahan Amerika, sekaligus memadukannya dengan keindahan dan keahlian Pak Mugi, seniman luar biasa yang membuat batik tersebut,” kata Duta Besar AS untuk ASEAN, Kevin Kim di sela-sela acara kepadam para wartawan.
Kim menyebut, secara pribadi ia sangat mengagumi batik dan jatuh cinta akan keindahan berbagai corak yang diukir di atas kain yang menjadi karya seni. Menurutnya, keindahan yang sama juga terukir di atas kain batik 250 tahun kemerdekaan AS.
“Saya berharap dapat membawanya (batik 250 kemerdekaan AS-red) kembali ke Washington. Dan, menempatkannya di tempat yang menonjol di Departemen Luar Negeri,” ujarnya.
Pengrajin sekaligus seniman batik, Mugi Raharjo mengungkapkan, sangat bangga dan berterima kasih diberikan kepercayaan untuk membuat lukisan edisi khusus kemerdekaan AS. Mugi mengatakan, ia berusaha memberikan yang terbaik untuk merangkai makna 250 tahun kemerdekaan AS dan berbagai motif batik Indonesia.
“Saya merasa bangga dan sangat berterima kasih dipercaya membuat lukisan ini dan saya berusaha merangkai makna 250 tahun kemerdekaan Amerika dan motif-motif batik Indonesia. Semoga batik 250 ini bukan hanya menjadi sebuah hiasan, tapi juga menjadi kenangan tentang hubungan yang baik antara Amerika Serikat dan ASEAN,” kata Mugi yang hadir pada kesempatan yang sama.
Sementara, secara khusus Kim mengharapkan, para alumni maupun masyarakat Asia Tenggara yang mengikuti berbagai program pemerintah AS memberikan hasil konkret bagi kedua kawasan. Utamanya, untuk terus menjalin hubungan dengan Amerika Serikat.
“Kami ingin terus melibatkan semakin banyak pemimpin masa depan ASEAN, itulah hasil konkret yang ingin dicapai, yaitu kami akan terus terbuka. Kami akan terus membuka tangan kami kepada siapa pun yang ingin menjalin hubungan dengan Amerika Serikat,” ucap Dubes Kim menekankan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....