PBB: Persediaan Kebutuhan Pokok di Gaza Tidak Mencukupi

  • 11 Sep 2026 13:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Persediaan kebutuhan pokok di Jalur Gaza tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan penduduk akibat kekurangan pendanaan dan pembatasan ketat terhadap pengiriman bantuan.
  • Juru Bicara PBB Stéphane Dujarric menyampaikan peringatan ini dalam konferensi pers pada 9 September 2026 berdasarkan laporan dari mitra kemanusiaan PBB.
  • Serangan udara Israel dan serangan lainnya terus menimpa wilayah padat penduduk di Gaza, memperparah situasi kemanusiaan yang sudah kritis.

RRI.CO.ID, Gaza — Persediaan kebutuhan pokok di Jalur Gaza tidak mencukupi di tengah kekurangan pendanaan dan pembatasan ketat yang menghambat pengisian kembali bantuan. Peringatan tersebut disampaikan Juru Bicara PBB Stéphane Dujarric dalam konferensi pers pada Rabu, 9 September 2026 malam.

Serangan udara Israel dan serangan lainnya masih menyasar wilayah padat penduduk di Gaza. Hal tersebut dikutip Dujarric dari laporan dari mitra kemanusiaan PBB, dilansir dari kantor berita WAFA.

Serangan tersebut membahayakan warga sipil dan menyebabkan kerusakan terhadap berbagai properti. Ia menyoroti serangan udara Israel pada Selasa, 8 September 2026 yang menyasar sebuah bangunan di kamp pengungsi Al-Bureij.

Bangunan tersebut menampung dua sekolah PBB yang digunakan sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang mengungsi. Bangunan itu juga menjadi lokasi sebuah toko roti yang mendapat dukungan dari PBB.

Serangan tersebut menyebabkan sekitar 100 keluarga kehilangan rumah dan harta benda mereka. Kondisi tersebut semakin memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza, ketika kebutuhan bantuan terus meningkat.

Kekurangan pendanaan turut membatasi kemampuan organisasi kemanusiaan. Pembatasan pengisian kembali persediaan juga menghambat upaya memenuhi kebutuhan warga.

Dujarric kembali menyerukan penghormatan terhadap warga sipil dan objek sipil setiap saat. Ia menegaskan bahwa tempat penampungan bagi warga yang mengungsi dan fasilitas kemanusiaan juga harus dihormati serta dilindungi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....