Rusia Tawarkan Kerja Sama Pembuatan Kapal Ikan Canggih

  • 04 Sep 2026 14:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan kerja sama pembuatan kapal berteknologi mutakhir dengan panjang lebih dari 102 meter.
  • Presiden Prabowo Subianto akan kirim untuk menindaklanjuti tawaran Putin
  • Indonesia-Rusia komitmen meningkatkan kerja sama diberbagai bidang mulai sektor pertanian hingga pembuatan kapal

RRI.CO.ID, Vladivostok- Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengatakan, Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan kerja sama pembuatan kapal berteknologi mutakhir dengan panjang lebih dari 102 meter. Kapal dapat digunakan untuk mendukung pengolahan hasil perikanan secara langsung.

Tawaran itu disampaikan Presiden Putin kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral. Indonesia menerima peluang kerja sama dibidang perkapalan.

“Presiden Putin juga menawarkan untuk perkapalan yang panjangnya lebih dari 102 meter yang mutakhir. Kapal untuk pengolahan langsung ikan-ikan kita sehingga menjadi lebih baik kualitasnya,” kata Menteri Rosan, Kamis, 3 September 2026.

Presiden Prabowo, kata Rosan, akan mengirimkan tim untuk mempelajari lebih lanjut teknologi dan potensi pemanfaatan kapal tersebut bagi Indonesia. Upaya tersebut untuk menindaklanjuti tawaran dari Presiden Putin.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Rosan menyambut baik rencana ratifikasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasia atau Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement. Ia berharap ratifikasi perdagangan bebas tersebut, membuka ruang perdagangan dan investasi kedua negara.

Jadi momentumnya sangat baik, momentumnya sangat pas sehingga ini memperluas dari segi perdagangan, kerja sama, partnership, investasi terhadap kedua negara. Terlebih, perdagangan Indonesia–Rusia tercatat meningkat lebih dari 12 persen pada tahun sebelumnya," ujar Rosan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dan Putin menggelar pertemuan bilateral di Vladivostok, Kamis 3 September 2026. Kedua pemimpin negara menyampaikan komitmen untuk meningkatkan hubungan bilateral pada berbagai bidang.

Presiden Prabowo dan Putin, membahas peluang konkret untuk memperkuat kemitraan strategis kedua negara seperti pertanian. Selanjutnya energi dan sumber daya mineral, mineral, pertahanan, hingga investasi dan perkapalan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....