Dubes Rusia Sebut Prabowo Berpeluang Bertemu Putin di Eastern Economic Forum
- 01 Sep 2026 21:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto berpeluang menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok pekan ini.
- EEF merupakan forum tahunan yang digelar di Vladivostok di bawah naungan Presiden Putin.
- Presiden Putin mengharapkan berbagai gagasan yang disampaikan dalam forum dapat diwujudkan melalui berbagai proyek yang menarik dan menjanjikan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto berpeluang menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok pekan ini. Kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov saat ditemui Selasa, 1 September di Jakarta.
Tolchenov mengatakan, Prabowo dijadwalkan tiba di Vladivostok pada 3 September 2026. Prabowo juga akan menjadi salah satu pembicara utama dalam forum tersebut bersama Putin.
"Pak Prabowo akan menjadi tamu utama, jadi tentu saja kami berharap akan ada pembicaraan bilateral. Pertemuan antara para pemimpin kita juga sudah menjadi agenda rutin, jika saya tidak keliru ini akan menjadi pertemuan kelima dalam kurun waktu dua tahun," ujarnya menambahkan.
Meski demikian, Tolchenov belum memberikan rincian mengenai agenda pertemuan bilateral tersebut. Ia meminta informasi lebih lanjut terkait agenda Presiden Putin mengikuti pengumuman resmi dari administrasi kepresidenan Rusia.
"Untuk pengumuman lainnya, silakan mengikuti pengumuman resmi dari administrasi Presiden Rusia. Mereka yang akan menginformasikan mengenai seluruh hal tersebut," ujarnya.
EEF merupakan forum tahunan yang digelar di Vladivostok di bawah naungan Presiden Putin. Tahun ini, forum tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 1 hingga 4 September 2026, dengan berbagai kegiatan dan sesi diskusi.
Selain delegasi Presiden Prabowo, sejumlah perwakilan Indonesia juga dijadwalkan hadir. Tolchenov menyebut terdapat perwakilan dari Aceh yang akan menjadi pembicara dalam sesi terkait pembangunan regional di negara-negara Asia-Pasifik.
Tolchenov juga mengatakan delegasi besar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menghadiri forum tersebut. Ia berharap kehadiran para pelaku usaha Indonesia dapat membuka lebih banyak pertemuan bisnis dan diskusi business-to-business (B2B).
“Ini merupakan acara besar. Saya berharap akan ada diskusi praktis mengenai bagaimana mengimplementasikan keputusan-keputusan yang telah diambil,” kata Dubes Tolchenov.
Sementara, EEF tahun ini mengusung tema “Timur Jauh: Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat”. Presiden Putin mengharapkan berbagai gagasan yang disampaikan dalam forum dapat diwujudkan melalui berbagai proyek yang menarik dan menjanjikan.
“Saya yakin para peserta EEF akan mengusulkan solusi-solusi efektif yang bertujuan menciptakan peluang baru bagi dunia usaha, meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Serta menjadikan kota-kota dan permukiman di kawasan Timur Jauh lebih nyaman dan modern,” ujar Presiden Rusia dikutip dari laman EEF.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....