Partisipasi Produk Furnitur Indonesia di Korea Sertakan Material Alami
- 28 Agt 2026 19:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 13 perusahaan Indonesia tampil dalam Paviliun Indonesia pada Korea International Furniture and Interior Fair (KOFURN) 2026.
- Paviliun Indonesia menonjolkan kekuatan Indonesia pada material alami, kerajinan tangan, desain, dan keberlanjutan.
- Sejumlah produk mengusung prinsip keberlanjutan melalui pemanfaatan bahan alami dan material daur ulang.
RRI.CO.ID, Gyeonggi - Sebanyak 13 perusahaan Indonesia tampil dalam Paviliun Indonesia pada Korea International Furniture and Interior Fair (KOFURN) 2026. Kegiatan ini berlangsung pada 27 – 30 Agustus 2026 di KINTEX, Gyeonggi, dengan menghadirkan hunian, perkantoran, hotel dan kafe hingga furnitur untuk hewan peliharaan.
“Keikutsertaan Indonesia di KOFURN merupakan bagian dari upaya konkret diplomasi ekonomi untuk membawa lebih banyak produk nasional bernilai tambah. Kita ingin membangun branding yang kuat sekaligus membuka hubungan bisnis yang berkelanjutan antara pelaku industri Indonesia dan Korea,” kata Duta Besar RI untuk Republik Korea, Cecep Herawan dikutip dari laman Kemlu RI, Jumat, 28 Agustus 2026.
Paviliun Indonesia menonjolkan kekuatan Indonesia pada material alami, kerajinan tangan, desain, dan keberlanjutan. Beragam produk furnitur menggunakan kayu, rotan, kombinasi kayu dan logam, kayu jati, serta kayu jati daur ulang.
“Produk interior juga memanfaatkan berbagai material khas Indonesia bernilai tambah. Seperti rotan, eceng gondok, seagrass, pelepah pisang, mending, dan capiz shell,” ucap Cecep.
Sejumlah produk mengusung prinsip keberlanjutan melalui pemanfaatan bahan alami dan material daur ulang. “Desain knock-down yang lebih efisien dalam pengiriman, serta proses produksi yang mengoptimalkan penggunaan material,” katanya.
Menurut Dubes Cecep, karakter tersebut menjadi salah satu modal penting Indonesia. Yaitu, untuk menjawab perkembangan selera konsumen Korea yang semakin mengutamakan desain, kualitas, fungsi, dan keberlanjutan.
“Indonesia memiliki keunggulan yang khas: kekayaan material alami seperti kayu jati dan rotan berkualitas tinggi, dipadukan dengan kreativitas desain dan keterampilan para perajin. Kombinasi ini memberikan peluang besar bagi furnitur Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pasar Korea yang dinamis dan inovatif,” ujar Dubes RI.
“Kami berharap KOFURN tidak hanya menghasilkan transaksi dagang, tetapi juga membuka kemitraan jangka panjang, pengembangan desain bersama. Serta integrasi yang lebih kuat antara industri furnitur Indonesia dan Korea.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....