Rusia dan AS Sampaikan Solidaritas untuk Indonesia Pascagempa NTT

  • 16 Agt 2026 22:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah Rusia dan Amerika Serikat menyampaikan belasungkawa serta solidaritas kepada Indonesia menyusul gempa bumi yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
  • Kedutaan Besar Federasi Rusia di Jakarta menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dan kerusakan akibat gempa di NTT
  • Selain menyampaikan simpati kepada korban, Amerika Serikat mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan mewaspadai kemungkinan gempa susulan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Rusia dan Amerika Serikat menyampaikan belasungkawa serta solidaritas kepada Indonesia menyusul gempa bumi yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kedua negara menyampaikan simpati kepada masyarakat yang terdampak bencana yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus, pagi itu.
Kedutaan Besar Federasi Rusia di Jakarta menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dan kerusakan akibat gempa di NTT. Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat Indonesia yang terdampak.
"Kami turut berduka cita kepada para keluarga dan kerabat korban meninggal dunia. Serta berharap kehidupan masyarakat di wilayah-wilayah yang terdampak bencana alam ini dapat segera kembali ke normal," demikian pernyataan Kedutaan Besar Rusia di Jakarta kepada RRI, Minggu, 16 Agustus 2026.
Sementara itu, Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika Serikat di Indonesia juga menyampaikan belasungkawa. Pesan itu diberikan kepada masyarakat yang kehilangan orang-orang terkasih akibat gempa dan dampaknya di NTT.
"Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika Serikat di Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Kepada mereka yang kehilangan orang-orang terkasih akibat gempa bumi dahsyat dan dampaknya di Nusa Tenggara Timur," demikian pernyataan perwakilan AS.
Selain menyampaikan simpati kepada korban, Amerika Serikat mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan mewaspadai kemungkinan gempa susulan. "Doa dan simpati kami menyertai mereka yang terluka serta seluruh masyarakat yang terdampak oleh bencana ini," demikian pernyataan tersebut.
Sementara, hingga Minggu, 16 Agustus, sore berdasarkan data BNPB korban tewas akibat gempa Magnitudo 7,7 di NTT mencapai 53 jiwa dan 135 orang mengalami luka-luka. Serta, ribuan warga terpaksa mengungsi akibat kerusakan bangunan.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....