Kemlu RI: WNI di Kolombia Dipastikan Aman Pascagempa
- 13 Agt 2026 18:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 110 warga negara Indonesia (WNI) di Kolombia dipastikan dalam kondisi aman setelah gempa yang melanda sejumlah wilayah negara tersebut.
- Hingga 12 Agustus 2026, gempa tersebut dilaporkan menyebabkan 220 orang meninggal dunia dan lebih dari 1.500 orang luka-luka.
- 110 WNI tersebut terdiri atas keluarga besar KBRI, para misionaris, pekerja di sektor teknologi informasi, perminyakan dan keuangan, serta WNI yang menikah dengan warga negara asing.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 110 warga negara Indonesia (WNI) di Kolombia dipastikan dalam kondisi aman setelah gempa yang melanda sejumlah wilayah negara tersebut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut seluruh WNI tidak mengalami kesulitan dalam mengakses kebutuhan logistik sehari-hari.
Hingga 12 Agustus 2026, gempa tersebut dilaporkan menyebabkan 220 orang meninggal dunia dan lebih dari 1.500 orang luka-luka. Kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah dalam konferensi pers, Kamis, 13 Agustus 2026 di Ruang Palapa, Jakarta.
“Ratusan bangunan juga dilaporkan runtuh. Namun demikian berdasarkan pemantauan KBRI kita di Bogota seluruh WNI yang berada di Kolombia dalam keadaan selamat," ujar Heni.
110 WNI tersebut terdiri atas keluarga besar KBRI, para misionaris, pekerja di sektor teknologi informasi, perminyakan dan keuangan, serta WNI yang menikah dengan warga negara asing. Hingga kini, seluruhnya dalam kondisi aman dan tidak ada laporan kesulitan mengakses logistik.
"KBRI Bogota terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan WNI di wilayah terdampak. Termasuk menyiapkan langkah-langkah darurat apabila terjadi gempa susulan," kata Heni menambahkan.
“Namun demikian komunikasi terus dijalin dengan para WNI ini baik melalui grup-grup yang dibuat oleh KBRI Bogota maupun melalui simpul-simpul masyarakat di sana.
Sementara, Kolombia menetapkan tiga hari berkabung nasional setelah gempa bumi dahsyat menewaskan lebih dari 200 orang. Sedangkan, tim penyelamat berpacu dengan waktu untuk menemukan orang-orang yang masih terjebak di bawah reruntuhan.
Pemerintah pada Rabu mengatakan bahwa bendera akan dikibarkan setengah tiang di gedung-gedung pemerintah dan kantor-kantor kedutaan besar Kolombia di seluruh dunia. Hal itu dilakukan sebagai penghormatan kepada seluruh korban yang meninggal dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....