Selain Pecahkan Rekor, Airbus Uji Kenyamanan Kabin A350-1000ULR

  • 29 Jul 2026 12:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Raksasa dirgantara Eropa, Airbus, menguji pesawat A350-1000ULR untuk mendukung penerbangan komersial Qantas hingga 21 jam 40 menit.
  • Pengujian mencakup tangki bahan bakar tambahan 20.900 liter, sistem pendingin, dan kenyamanan kabin.

RRI.CO.ID, Jakarta – Raksasa dirgantara Eropa, Airbus, menguji kemampuan pesawat A350-1000ULR dalam penerbangan jarak sangat jauh. Ini merupakan persiapan untuk layanan Project Sunrise milik maskapai penerbangan asal Australia, Qantas.

Pesawat uji dengan nomor MSN707 itu menempuh perjalanan dari Toulouse, Prancis, menuju Melbourne, Australia. Kemudian pesawat kembali ke Toulouse dalam penerbangan nonstop selama 24 jam 24 menit.

Mengutip laman Airbus, pengujian dilakukan untuk mendukung penerbangan komersial Qantas dengan waktu tempuh sekitar 21 jam 40 menit. Ini juga mencakup sistem pengelolaan bahan bakar, termasuk tangki bahan bakar tambahan berkapasitas 20.900 liter.

Airbus turut menguji kenyamanan kabin, kinerja sistem pendingin udara, serta ruang istirahat khusus awak pesawat. Sistem tersebut memiliki dua ruang terpisah dengan akses masing-masing, sehingga pilot dapat beristirahat atau keluar tanpa mengganggu kru.

Pada penerbangan kembali dari Melbourne, dua pilot Qantas ikut bergabung dengan kru Airbus. Mereka sudah memiliki kualifikasi menerbangkan A350, tetapi penerbangan tersebut menjadi pengalaman pertama mereka menggunakan varian A350-1000ULR.

Untuk mengelola kelelahan selama penerbangan, kru menerapkan sistem pergantian tugas setiap dua jam. Mereka membagi waktu kerja sekitar empat jam bagi setiap pilot.

Rute penerbangan kembali juga melintasi Pasifik, Amerika Utara, Atlantik Utara, Inggris, hingga Prancis sebelum mendarat di Toulouse. Qantas dijadwalkan menerima pesawat pertamanya pada April 2027.

Maskapai asal Australia itu memesan total 12 unit A350-1000ULR untuk Project Sunrise. Qantas berencana membuka penerbangan nonstop Sydney-London mulai Oktober 2027, disusul rute Sydney-New York.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....