Gempa M6,8 di Jepang Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

  • 28 Jul 2026 17:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,8
  • Ini yang mengguncang wilayah Kyushu, Jepang, pada Selasa, 28 Juli 2026, tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia
  • Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan hasil pemodelan menunjukkan tidak terdapat potensi tsunami yang berdampak ke Indonesia

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,8. Ini yang mengguncang wilayah Kyushu, Jepang, pada Selasa, 28 Juli 2026, tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan hasil pemodelan menunjukkan tidak terdapat potensi tsunami yang berdampak ke Indonesia. "Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia," kata Wijayanto.

BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 14.27 WIB dengan pusat gempa berada pada koordinat 32,59 derajat Lintang Utara dan 130,68 derajat Bujur Timur. Atau sekitar 6 kilometer barat daya Uki, Kumamoto, Jepang, pada kedalaman 22 kilometer.

Menurut Wijayanto, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).

Hingga pukul 15.15 WIB, BMKG mencatat telah terjadi satu gempa susulan (aftershock) berkekuatan M6,3. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan. Melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....