Kemenperin Perkuat Kemitraan Industri dengan Wilayah Kirov

  • 16 Jul 2026 07:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia memanfaatkan INNOPROM 2026 untuk memperkuat kerja sama industri dengan Pemerintah Wilayah Kirov, Rusia, melalui pertemuan bilateral dan penyusunan nota kesepahaman.

RRI.CO.ID, Jakarta – Indonesia memanfaatkan momentum sebagai partner country pada INNOPROM 2026 untuk memperkuat kerja sama industri dengan Wilayah Kirov, Rusia. Melalui forum bisnis tersebut, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Pemerintah Wilayah Kirov sepakat menyusun nota kesepahaman untuk meningkatkan kemitraan.

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, menyambut baik hubungan yang semakin eratnya antara kedua pihak. Menurut dia, momentum tersebut membuka peluang yang lebih luas untuk memperkuat kerja sama ekonomi, investasi, dan teknologi.

“Kesepakatan ini semakin memperkuat hubungan industr antara Kemenperin dan Pemerintah Wilayah Kirov,” ujarnya, Rabu 15 Juli 2026. “Peluang untuk kerja sama yang lebih luas kini semakin terbuka di bidang ekonomi, investasi, dan teknologi.”

Agus mengatakan Kirov salah satu kawasan industri dengan basis manufaktur kuat di Rusia. Diharapkan kerja sama tersebut dapat memperluas perdagangan, menarik investasi, mempercepat alih teknologi, meningkatkan kapasitas SDM industri.

Kedua pihak juga menyepakati arah kerja sama yang bakal dikembangkan melalui berbagai kegiatan bersama. Kemenperin dan Pemerintah Kirov juga akan meningkatkan pertukaran informasi guna memperkuat hubungan ekonomi sekaligus membuka peluang kerja sama.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondy, mengatakan pihaknya berkomitmen merealisasikan kesepakatan tersebut. Menurut dia, pertama-tama pihak Kemeperin mengundang pelaku usaha dari Kirov untuk mengunjungi Paviliun Indonesia di INNOPROM 2026.

“Kami berharap semakin banyak pelaku industri Kirov dapat bertemu dengan pelaku industri nasional setelah kegiatan INNOPROM 2026,” ujarnya. Sehingga, lanjut dia, kerja sama industri kedua pihak dapat terjalin sekaligus berkembang menjadi kemitraan bisnis yang nyata dan berkelanjutan.

Tri berharap hubungan industri dengan Pemerintah Wilayah Kirov dapat berkembang menjadi proyek-proyek konkret. “Ke depan, kemitraan ini semakin memperluas akses pasar bagi produk manufaktur Indonesia di Rusia,” ujarnya.

INNOPROM 2026 merupakan forum bisnis dan pameran industri berskala internasional yang terbesar di wilayah Eurasia. Pada tahun ini, kegiatan tersebut berlangsung di Yekaterinburg, Rusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....