Indonesia Siap Selenggarakan Sidang Pleno Federasi Konferensi Waligereja Asia
- 07 Jul 2026 17:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia akan jadi tuan rumah Sidang Pleno Federasi Konferensi Waligereja Asia (FABC) 2026
- FABC merupakan forum para uskup Asia yang digelar setiap empat tahun sekali, dan pertemuan ini menjadi momentum bersejarah
- Konferensi Waligereja Indonesia menilai terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah karena perhatian dunia terhadap praktik kerukunan beragama di Indonesia
RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia akan menjadi tuan rumah Sidang Pleno Federasi Konferensi Waligereja Asia (FABC) 2026. Acara tersebut rencananya akan diselenggarakan pada 20-26 Juli 2026 di Jakarta.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Indonesia memiliki pengalaman berharga dalam membangun harmoni di tengah keberagaman agama, budaya, dan etnis. Pengalaman tersebut dinilai penting untuk dibagikan kepada dunia, termasuk kepada para peserta Federation of Asian Bishops’ Conferences (FABC) 2026 yang akan digelar di Jakarta.
"Lakukan persiapan-persiapan yang diperlukan karena bagi kami wajib hukumnya kita sukseskan acara ini. Dan Kementerian Agama sudah punya pengalaman untuk acara-acara internasional seperti ini, dan semua harus dilakukan lebih baik," ujar Menag dalam arahan di kantornya, Selasa 7 Juli 2026.
FABC 2026 akan dipusatkan di Jakarta. Rangkaian kegiatan utamanya berupa konferensi para uskup Asia yang kemudian ditutup dengan perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Jakarta sebelum para peserta berjalan menuju Istiqlal melalui Terowongan Silaturahmi.
FABC merupakan forum para uskup Asia yang digelar setiap empat tahun sekali, dan pertemuan ini menjadi momentum bersejarah. Untuk pertama kalinya pertemuan diadakan di Jakarta dan kedua kalinya diselenggarakan di Indonesia setelah sebelumnya di Lembang, 1990.
Konferensi Waligereja Indonesia menilai terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah karena perhatian dunia terhadap praktik kerukunan beragama di Indonesia. Begitu pula dampak positif kunjungan Paus Fransiskus yang meninggalkan kesan mendalam bagi komunitas internasional.
Melalui FABC 2026, Indonesia tidak hanya menjadi lokasi pertemuan para pemimpin Gereja Katolik Asia. Tetapi juga ruang untuk memperkenalkan praktik dialog, toleransi, dan hidup berdampingan yang menjadi kekuatan bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....