Astra Kenalkan Tenun Sumba di Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
- 07 Jul 2026 04:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Astra International memperkenalkan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur pada ajang Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza di Flower Dome, Gardens by the Bay, Singapura hingga 10 Agustus 2026.
- Program Desa Sejahtera Astra Sumba Timur membina lima desa sentra tenun (Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Lambanapu, Mauliru, dan Kawangu) dengan melibatkan sekitar 250 perajin, 97 persen di antaranya perempuan.
- Astra menampilkan instalasi Rumah Sumba dengan Tenun Ikat khas Sumba serta instalasi Rafflesia arnoldii dari 29.100 tutup botol plastik bekas untuk mengedukasi pengunjung tentang pentingnya keberlanjutan lingkungan.
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Astra International Tbk memperkenalkan budaya Indonesia melalui Desa Sejahtera Astra Sumba Timur pada ajang internasional di Singapura tahun ini. Kegiatan tersebut berlangsung dalam Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza di Flower Dome, Gardens by the Bay, hingga 10 Agustus 2026.
Partisipasi Astra menjadi bagian dari rangkaian MASA Singapore 2026: A Sight Into Indonesia's Golden Era. Astra memperkenalkan budaya Nusantara serta praktik pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal kepada pengunjung dari berbagai negara internasional.
Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto menegaskan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur memperkenalkan potensi Indonesia global. Menurutnya, program tersebut diharapkan membuka peluang lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada dunia.
"Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza menjadi kelanjutan dari upaya bersama untuk memperkenalkan kreativitas Indonesia kepada masyarakat internasional. Melalui kolaborasi bersama, Astra berharap pemberdayaan masyarakat serta potensi lokal Indonesia dapat semakin dikenal," kata Boy dalam keterangan tertulis, Senin 6 Juli 2026.
Desa Sejahtera Astra Sumba Timur merupakan program pemberdayaan yang membina lima desa sentra tenun di Kabupaten Sumba Timur. Desa tersebut, yakni Kampung Raja Prailiu, Mbatakapidu, Lambanapu, Mauliru, dan Kawangu.
Melalui program tersebut, Astra mendorong pelestarian Tenun Ikat khas Sumba sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat. Setiap motif tenun merepresentasikan identitas budaya, kearifan lokal, serta hubungan masyarakat dengan alam dan tradisi leluhur.
Saat ini, ekosistem tenun binaan Astra melibatkan sekitar 250 perajin, dengan 97 persen di antaranya merupakan perempuan. Program tersebut tidak hanya menjaga warisan budaya tetap lestari, tetapi juga menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Dalam pameran itu, Astra menghadirkan instalasi Rumah Sumba yang menampilkan kisah para penenun Desa Sejahtera Astra Sumba Timur. Instalasi tersebut memamerkan Tenun Ikat khas Sumba beserta dokumentasi aktivitas para perempuan penenun.
Astra juga mendukung kehadiran mahakarya bunga Rafflesia arnoldii hasil kolaborasi Mortier dan Jerhemy Owen. Instalasi itu dibuat menggunakan 29.100 tutup botol plastik bekas yang didaur ulang menjadi karya seni bertema keberlanjutan.
Melalui karya tersebut, pengunjung diajak memahami pentingnya pengelolaan limbah menjadi produk bernilai tambah. Sekaligus menikmati instalasi seni yang memadukan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.
Partisipasi Astra dalam Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat. Tentunya, untum mengembangkan ekonomi kreatif, serta memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....